Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,686 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

FKTH, Tuntut Kejelasan Nasibnya Ke DPRD Pati

Posted by pasfmpati pada September 24, 2008

pasfmpati.com [Pati, Kota] – Sekitar 20-an perwakilan tenaga honorer, yang terdiri dari guru, pegawai tidak tetap, dan tenaga kesehatan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Tenaga Honorer FKTH Kabupaten Pati, menuntut agar mereka diangkat menjadi Pegawai Honorer Daerah. Tuntutan itu, disampaikan saat mereka beraudensi dengan Ketua DPRD Pati, Rabu siang, (24/9).
20 guru, pegawai tidak tetap, dan tenaga kesehatan, anggota Forum Komunikasi Tenaga Honorer FKTH Kabupaten Pati, meminta kepada Pemerintah Kabupaten Pati, Bupati dan DPRD Pati mengangkat mereka menjadi pegawai honorer daerah (PHD). Karena selama ini, di Kabupaten Pati, belum ada tenaga honorer dari bidang pendidikan dan kesehatan yang mendapat SK honorer dari Bupati Pati.
Sementara bagi guru, pegawai tidak tetap, dan tenaga kesehatan dari non APBD maupun APBN, yang masuk data base per 30 Desember 2005, dengan kategoro honorer non APBD/APBN, juga diangkat menjadi Pegawai Honorer Daerah (PHD) yang tanpa terikat sistem kontrak.Hal tersebut diungkapkan Ketua Forum Komunikasi Tenaga Honorer FKTH Kabupaten Pati, Rusdiana, saat beraudensi dengan Ketua DPRD Pati, Sunarwi SE MM, dan Ketua Komisi A DPRD Pati, Adji Sudarmaji, di ruang rapat gabungan DPRD Pati, Rabu siang (24/9). “Kami tenaga honorer data base Ms B meminta kejelasan nasib dan status kami, agar Pemkab menjadikan Pegawai Honorer Daerah, sehingga keberadaan kami Honorer data base Ms B jelas dan tidak mengambang”, pinta Rusdiana.
Menurut Rusdiana, sebetulnya jumlah anggotanya yang tergabung dalam kategori MS B atau yang telah mempunyai nomor test honorer tahun 2005, sekitar 3.294 orang, 2.000 diantaranya sudah terrekuit dalam seleksi CPNS tahun 2005. Dan sisanya sekarang tinggal 1.294 orang.
Terhadap permasalahan tersebut, Ketua DPRD Pati, Sunarwi SE MM didampingi Ketua Komisi A DPRD Pati, Adji Sudarmaji berjanji akan mengundang intansi terkait Badan Kepegawaian Daerah BKD, untuk mempertemukan dengan perwakilan FKTH. Dengan harapan permasalahan ini, tidak berlarut-larut. “Setelah ini, Komisi A akan saya perintahkan untuk mengundang BKD, berkaitan dengan masalah ini. Karena jika hal ini tidak diselesaikan datanya pasti akan melambung terus, dan akan menjadi malapetaka dikemudian hari”, kata Ketua DPRD, Sunarwi SE MM.
Ketika FKTH mendesak agar Pemkab Pati memberikan honorarium kepada mereka, seperti yang dilakukan daerah – daerah lain seperti, Purbalingga, Boyolali, serta beberapa daerah lainnya, berdasarkan Surat Keputusan Bupati di daerah tersebut, seperti yang dibawa peserta audensi, Ketua DPRD Pati, Sunarwi berjanji, akan mempelajarinya lebih dulu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: