Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,732 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Frustasi Dengan Katarak Yang Dideritanya, Kakek Kurdi Nekat Bunuh Diri.

Posted by pasfmpati pada September 30, 2008

pasfmpati.com [Pati, Margorejo] – Seorang kakek berusia 67 tahun, warga Dukuh Penambangan RT 7 / RW 7, Desa Langenharjo Kecamatan Margorejo, nekat bunuh diri didalam rumahnya, Selasa pagi, 30 September 2008. Kenekatannya melakukan bunuh diri, diduga karena putusa asa dengan penyakit katarak yang dideritanya.Warga Dukuh Penambangan Rt 7 / Rw 7 Desa Langenharjo Kecamatan Margorejo, mendadak gempar, menyusul dengan ditemukannya Kusdi yang nekat gantung diri didalam rumahnya. Warga pun berdatangan ke rumah Kakek Kusdi, yang berdinding bambu. Dirumah itu korban tinggal bersama istri keduanya bernama Rati, yang baru dinikahinya 4 tahun lalu.
Kepada PASFM Pati, Rati menjelaskan, pagi itu dia sedang pergi berbelanja ke pasar Karaban Gabus. Tetapi setelah pulang, dia terkejut mendapat kabar suaminya telah meninggal dunia, karna gantung diri dengan menggunakan tali plastik warna hijau, yang diikatkan dengan kayu blandar rumahnya. “Saya enggak tahu, kalau Bapak mau nekat seperti itu. Karena sebelumnya Bapak pesan untuk dibelikan mangga. Tapi setelah pulang dari pasar, malah Bapak katanya sudah meninggal”, ungkap Rati dalam bahasa Jawa sambil terisak.
Menurut keterangan yang dihimpun PASFM dilokasi kejadian, kenekatan korban mengakhiri hidupunya, karena merasa putus asa dengan penyakit katarak yang dideritanya. Meski anak – anaknya dari istri pertamanya, sudah menjanjikan kepada korban untuk membawanya berobat.
Dalam pemeriksaan luar, yang dilakukan dokter Hapsari dari Puskesmas Margorejo menyimpulkan korban meninggal dunia murni, karena bunuh diri, dengan cara menggantung. Hal itu berdasarkan hasil temuan pemeriksaan luar, yang dilakukannya terhadap korban. “Cuma ada bekas jeratan dileher, keluarnya kotoran, lidah tergigit, dan keluar sperma”, ungkap dr. Hapsari.

Usai diperiksa luar yang disaksikan Perangkat Desa Langenharjo, sejumlah petugas Polsek Margorejo, jenasah korban, kakek Kusdi, diserahkan kepada keluarganya untuk di makamkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: