Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,686 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Dangkalnya Sungai, Tak Halangi Larung Sesaji Kelaut.

Posted by pasfmpati pada Oktober 6, 2008

pasfmpati.com [Pati, Juwana] – Acara larung sesaji ke sungai Silugonggo dan lepas pantai Juwana, menandai sedekah laut yang diselenggarakan nelayan, warga Desa Bendar, Kecamatan Juwana, Senin (6 Oktober) kemarin, berlangsung lancar. Meski kapal pembawa sesaji yang dilarung, harus ditarik kapal tunda, karena kedalaman sungai Silugonggo dangkal.
Sebelum dilarung ke sungai, dan ke laut perangakt sesaji, yang di antaranya kepala dan kaki kambing, serta ubo rampenya, terlebih dahulu dilakukan upacara serah terima di depan Kantor Balai Desa Bendar. penyerahan perangkat sesaji tersebut dilakukan Ketua Panitia Sededah Laut kepada Kepala Desa Bendar kepada Kepala Desa Bendar, Harisyanto.
Setelah dilakukan prosesi serah terima tersebut, sesaji yang akan dilarung itu, diarak keliling desa. Sehingga jalan desa yang biasanya sepi, saat itu menjadi ramai dengan orang yang ingin menontot arak-arakan sesaji.Beberapa saat kemudian, kapal yang membawa puluhan orang yang turut melarung sesajian tersebut, berhenti beberapa mil dari bibir muara sungai Silugonggo. Setelah diberi doa-doa, sebagai permintaan keselamatan para nelayan desa Bendar Juwana, 2 sesajian yang berisi jajan pasar dan kembang setaman, serta kepala dan kaki kambing, dilarung dengan menggunakan kapal tunda menuju ke lautan lepas.
Ketua Panitia Sedekah Laut Desa Bendar Juwana, H. Ridwan Jamari menerangkan, tradisi larung sesaji seperti yang dilakukan para nelayan dan warga Desa Bendar Kecamatan Juwana tersebut, sudah berlangsung sejak tahun 60-an, dan berkembang hingga sampai sekarang. Kegiatan ini tak lain, sebagai wujud syukur warga atas limpahan berkah dari yang kuasa. “Ini memang tradisi yang telah lama terjadi dan turun temurun. Dan kita tinggal meneruskan saja, sehingga rasa ungkapan syukur kepada yang maha kuasa, diujudkan dengan kegiatan-kegiatan yang positif seperti pemberian santunan kepada Yatim Piatu, lomba perahu menangkap itik. Ini yang harus kita pertahankan”, ungkapnya.

Usai melarung sesaji ke lautan lepas, Panitia Sedekah Laut Desa Bendar Juwana, langsung merangkaikan dengan kegiatan perahu menangkap itik di Sungai Silugonggo, untuk memberikan hiburan kepada warga sekitar. Selain arak-arakan sesaji keliling Desa Bendar, dan larung sesaji ke sungai dan laut, warga juga akan disuguhi dengan pertunjukkan musik pop maupun dangdut sampai tanggal 11 Oktober mendatang. “Selain acara yang diselenggarakan oleh panitia sedekah laut, sejumlah kelompok nelayan menurut Jamari juga akan mengadakan pertunjukan hiburan. Mulai tanggal 16 Oktober, sejumlah pentas hiburan musik dangdut mulai digelar oleh kelompok nelayan,” imbuhnya.

Masih menurut H. Jamari Ridwan, untuk menghindari kesan hura – hura, para nelayan yang juga melalui iur, memberikan bantuan sosial kepada lebih dari 300-an anak yatim piatu. Bantuan tersebut beisi, sejumlah uang tunai, buku dan beras.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: