Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,686 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Lelang Ikan Di TPI Maupun PPI Juwana, Berhenti Total.

Posted by pasfmpati pada Oktober 6, 2008

pasfmpati.com [Pati, Juwana] – 2 pekan menjelang dan sesudah lebaran, kegiatan lelang ikan di Juwana, baik di Tempat Pelelangan Ikan TPI, maupun di Pangkalan Pendaratan Ikan PPI, masih berhenti total. Sementara kapal – kapal penangkap ikan milik nelayan, lebih banyak diparkir di sepanjang sungai Juwana. Diperkirakan lelang ikan tersebut, setelah tradisi syawalan selesai.
Setiap menjelang dan sesudah lebaran, para nelayan di Juwana, lebih banyak memilih memarkir kapal penangkap ikanya, ketimbang harus melaut. Biasanya hal semacam ini, akan berlangsung selama sebulan, yakni 2 pekan menjelang dan sesudah lebaran.
Karena para nelayan, akan menghabiskan waktunya untuk berkumpul bersama keluarga, dan merayakan tradisi sedekah laut. Acara tradisi yang sudah berlangsung puluhan tahun itu, senantiasa ramai, bahkan mengundang animo warga untuk melihat prosesi larung sesaji, atau sekedar lomban dengan menaikki kapal menuju ke tengah laut.Dampak dari lamanya para nelayan yang tidak melaut itu, kedua tempat transaksi jual beli ikan, baik di Tempat Pelelangan Ikan TPI maupun Pangkalan Pendaratan Ikan PPI Juwana, sepi lelang. Dan hiruk pikuk pedagang dan pembeli ikan yang biasa terlihat di kedua tempat itu, berganti dengan warga masyarakat Kabupaten Pati, yang hendak melihat prosesi larung sesaji, dan lomba perahu tangkap bebek, di Sungai Silugonggo, serta pertunjukan hiburan yang digelar dihampir setiap gang di Desa Bendar Kecamatan Juwana.
Menurut salah seorang pemilik kapal penangkap ikan asal Desa Bendar yang juga anggota DPRD Pati, H. Jamari Ridwan, memang biasanya nelayan akan kembali melakukan aktifitasnya, setelah selesainya perayaan lebaran dan syawalan. Karena mereka istirahat, otomatis kegiatan lelang terhenti untuk sementara. “Pada hari – hari biasa, lelang di TPI maupun PPI, harga perkilogram ikan hasil tangkapan nelayan mampu mencapai harga Rp. 2.500 sampai Rp. 5.000, tapi untuk sekarang belum ada lelang”, tutur H.Jamari Ridwan.
Masih menurut H. Jamari Ridwan, rencananya para nelayan yang sekarang ini menyandarkan kapal-kapalnya, akan kembali melaut dalam waktu sepekan lagi. Tetapi ada diantaranya sudah ada yang mulai melaut. Dan 2 pekan lagi, lelang sudah akan kembali normal, baik di TPI maupun di PPI Bajomulyo Juwana.
Menyinggung soal sempitnya alur sungai Silugonggo, akibat banyaknya ratusan kapal yang bersandar, H. Jamari Ridwan berharap, pemerintah segera merealisasikan usulan para nelayan Juwana, agar dibuatkan kolam penampungan kapal. Sehingga saat seperti sekarang ini, perjalanan kapal menuju ke laut, dapat lancar.

Sementara yang sekarang terjadi, justru banyak kapal berjubel, sehingga untuk keluar mengalami ketersendatan, belum lagi dengan dangkalnya kedalaman sungai. Untuk keluar kapal – kapal penangkap ikan, harus ditarik kapal tunda menuju lepas pantai.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: