Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,732 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Cabuli Keponakan, Paman Masuk Bui

Posted by pasfmpati pada Oktober 8, 2008

pasfmpati.com [Pati, Kota] – Seorang lelaki berusia 58 tahun warga Desa Triguno Kecamatan Pucakwangi, kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di Pengadilan Negeri Pati. Lelaki yang sudah dipanggil kakek ini, didakwa telah melakukan perbuatan cabul, yang dilakukannya terhadap gadis ingusan yang masih keponakannya sendiri. Dengan alasan ingin membuktikan keperkasaannya sebagai seorang pria, Suparman warga Desa Triguno Kecamatan Pucakwangi, justru berurusan dengan hukum. Karena cara yang dilakukannya melanggar hukum, dan moral. Pasalnya, untuk membuktikan keinginannya itu, lelaki berusia 58 tahun ini melakukan perbuatan cabul terhadap keponakannya sendiri, yang masih berusia 8 tahun.
Dalam sidang di Pengadilan Negeri Pati, Rabu siang, (8/10) terungkap, perbuatan itu dilakukan terdakwa Suparman, sekitar bulan Juni lalu dirumahnya. Peristiwa pencabulan itu bermula, saat saksi korban, datang kerumah terdakwa untuk melihat TV. Perbuatan tersebut ternyata terulang, saat saksi korban sedang hujan-hujanan didepan rumah terdakwa. Karena kuatnya dorongan syahwatnya, terdakwa memanggil dan menyuruh saksi korban masuk kerumahnya. Didalam rumahnya itu, terdakwa gagal menyetubuhi saksi korban, karena diduga mengalami gangguan fungsi sexsual. Sementara itu, dugaan kelainan pada bagian alat kelamin korban, bukan akibat perbuatan Suparman, tetapi akibat perbuatan Abu Choiri, yang telah melakukan perkosaan terhadap saksi korban. Hal itu, didasarkan hasil visum dokter. “Berdasarkan visum et repertum oleh Dr. Cahyono Hadi, Sp. OG (K), selaku dokter Rumah Sakit Marga Husada menyimpulkan, akibat perbuatan terdakwa Abu Choiri, korban mengalami kelainan pada bagian alat kelaminnya, karena trauma benda tumpul”, jelas Hj Doyo Ediati SH.
Karena perubatannya itu, Jaksa Penuntut Umum, Hj. Doyo Ediati SH mendakwa terdakwa Suparman dengan pasal 81 ayat 2 Undang-undang RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, jungto pasal 65 ayat 1 KUHP, dan pasal 290 ayat 2 KUHP.

Sementara terdakwa dalam kasus yang sama Abu Choiri, yang disidang secara terpisah, juga dijerat dengan pasal alternative, dengan ancaman hukuman antara 3 tahun sampai 15 tahun penjara, dan denda antara Rp. 60juta sampai Rp.300juta. Karena dengan sengaja terdakwa melakukan tipu muslihat, atau serangkaian kebohongan, atau membujuk anak dibawah umur melakukan persetubuhan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: