Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,686 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Raman Ikan Nelayan Juwana, Akhir September Ini Capai Rp. 130 Milyar.

Posted by pasfmpati pada Oktober 8, 2008

pasfmpati.com [Pati, Juwana] – Sampai akhir September 2008 ini, hasil raman atau penjualan ikan hasil tangkapan nelayan di Tempat Pelelangan Ikan TPI Bajomulyo Juwana, mencapai lebih dari Rp. 130 milyar. Dengan harga ikan perkilonya antara Rp. 7.000 sampai Rp. 9.000.

Meski sejak 2 pekan lalu sampai sekarang, di Tempat Pelelangan Ikan TPI Bajomulyo Juwana, belum ada aktifitas pelelangan. Tetapi raman atau hasil penjualan ikan tangkapan nelayan, hingga akhir bulan September lalu, mencapai milyaran rupiah.
Menurut Ketua KUD Sarono Mino Juwana, Wahono, nilai raman pada bulan September lalu mencapai lebih dari Rp 130miliar, dengan produksi ikan sebanyak 20juta kg. Hal itu terjadi karena tingginya produksi diikuti dengan harga ikan yang cenderung naik. “Yakni antara Rp. 7ribu sampai Rp.9ribu perkilogramnya”, ujar Ketua KUD Sarono Mino, Wahono.
Ketua KUD Sarono Mino, Wahono mengungkapkan hal itu, saat menerima kunjungan Ketua Presedium ICMI, Marwah Daud, Senin siang (6/10) kemarin.
Wahono yang mantan Kepala Desa Bendar Juwana itu menambahkan, hingga saat ini perkembangan koperasi yang dipimpinnya, sudah beranggotakan 5.650 orang. Dengan perbandingan 45 % nelayan tradisional, dan 55 % pemilik kapal dengan bobot 30 grosston.
Pada kesempatan itu, Wahono juga mengungkapkan kesulitan para nelayan dalam pemenuhan BBM untuk melaut. Karena dari pertamina menjatah SPBU maupun SPBN jauh dari kebutuhan. Sehingga nelayan harus mencari BBM untuk kapalnya, ke SPBU-SPBU, meski harus menanggung resiko dan berurusan dengan Polisi. “Karena jatah yang ada disini kurang, para nelayan terpaksa cari BBM diluar. Apalagi jatah dari pertamina langsung habis dalam sehari, hanya untuk satu kapal saja”, tambah Wahono.

Ketua KUD Sarono Mino, Wahono menjelaskan, kebutuhan BBM setiap kapal berukuran 30 grosston untuk sekali melaut, sebanyak 12 ton liter. Sedang jatah dari pertamina yang didrop setiap 3 hari, hanya mampu mencukupi 5 kapal saja. Sedang jumlah kapal yang bersandar dari pelabuhan jumlahnya mencapai ratusan. “Kami berharap pemerintah dalam hal ini Pertamina, menambah jatah BBM-nya untuk kapal-kapal di Juwana”, pinta Wahono.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: