Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,686 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

KPU Kab. Pati Akan Klarifikasi Sanggahan Masyarakat Terhadap Pengumuman DCS

Posted by pasfmpati pada Oktober 11, 2008

pasfmpati.com [Pati, Kota] – Sebanyak 22 calon legislatif (caleg) yang diajukan sejumlah parpol di Kabupaten Pati yang bermasalah, mendapatkan tanggapan dari masyarakat. Terhadap tanggapan tersebut,  partai politik yang mengusung para caleg yang dianggap bermasalah tersebut, segera melakukan perbaikan daftar calegnya. Sedang caleg yang mendapat tanggapan dari masyarakat, diharap untuk dapat mempertimbangkan kembali dengan jabatannya yang sekarang.

22 calon legislatif  yang diajukan sejumlah partai politik peserta Pemilu 2009 itu, 16 diantaranya masih berstatus Kades dan Perangkat Desa,  3 caleg berstatus sebagai pengelola  BUMN mauun BUMD, serta 3 caleg lainnya diadukan ke KPU Kabupaten  Pati, karena terlibat  kasus tindak pidana, yang masih dalam proses di kepolisian.

Salah seorang anggota KPU Kabupaten Pati, yang juga Ketua Pokja Pencalegan, Endro Jatmiko, kepada PAS Pati menjelaskan,  terhadap para caleg bermasalah tersebut memberikan kesempatan parpol pengusung para caleg bermasalah itu, untuk memperbaiki daftar calegnya.  Terutama parpol yang mengajukan orang-orangnya yang bermasalah dengan tindak pidana,  para Kades dan Perangkat Desa, maupun pejabat BUMN dan BUMD, sebagai calegnya. “Untuk caleg yang “bermasalah”, yang kaitnya  dengan BMUN, BUMD, Kades dan Perangkat Desa itu, ada  19 orang. Tapi ini masih dalam proses kelarifikasi. Karena kalau ada pengaduan dari masyarakat, terhadap  caleg yang tercantum dalam DCS, KPU punya kewajiban untuk mengklarifikasi pengaduan tersebut”, tutur , Ketua Pokja Pencalegan KPU Kabupaten Pati, Endro Jatmiko.

Sedang  pengaduan masyarakat terhadap caleg  yang dianggap  melakukan atau terlibat dalam tindak pidana, yang masuk ke KPU Kabupaten Pati, sebanyak 3 orang.    Diantaranya  dari  PDIP, Partai Golkar, dan Partai Demokrat.

Terhadap pengaduan tersebut, KPU  tetap berpegang pada aturan yang ada.  Selama  belum ada putusan Pengadilan Negeri yang memiliki kekuatan hukum tetap, KPU tidak dapat mencoret, mereka dari daftar caleg.  Karena KPU  berpedoman pada azas praduga tak bersalah.

Endro Jatmiko menuturkan, jika dalam proses klarifikasi ditemukan kebenaran atas pengaduan masyarakat,  maka sudah dipastikan akan dicoret dari daftar pencalegan. Termasuk bagi Kades dan Perangkat Desa yang tidak memenuhi aturan atau ketentuan, yang mengharuskan mundur sementara bagi Kades, dan mundur tetap bagi Perangkat Desa, dan tidak menapat persetujuan dari pejabat yang berwenang menangkatnya, caleg bersangkutan juga akan dicoret.

Endro Jatmiko menolak untuk menyebutkan satu persatu nama caleg bermasalah tersebut. Hingga kemarin, lanjutnya, surat tanggapan masyarakat yang masuk ke KPU Pati ada sekitar tujuh surat.

Endro Jatmiko memperkirakan, jumlah caleg bermasalah akan bertambah.  “karena jadual masa sanggah atau tanggapan dari masyarakat terhadap pengumuman DCS, diperpanjang hingga tanggal 14 Oktober mendatang”, pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: