Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,717 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Kasus Dugaan Penggelapan Rehab Di SMP Negeri 5 Pati

Posted by pasfmpati pada Oktober 15, 2008

pasfmpati.com [Pati, Kota] – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pati, menolak seluruh eksespi atau keberatan dari  Surekto dan Suprihati, terdakwa kasus dugaan penggelapan material bekas bongkaran rehab di gedung SMP Negeri Pati. Atas ditolaknya eksepsi tersebut, maka pokok perkara  kasus tersebut, tetap dilanjutkan.  Dan pekan depan, sidang diagendakan untuk pemeriksaan keterangan saksi – saksi.
Seluruh eksepsi atau keberatan terdakwa kasus dugaan pengelapan  material bekas bongkaran rehab di Gedung SMP Negeri 5 Pati, yang diajukan oleh Penasehat Hukum, akhirnya kandas. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pati, yang menyidangkan perkara tersebut, menolak seluruh eksepsi  atau keberatan dari terdakwa, Surekto dan Suprihati, pada sidang lanjutan yang digelar, hari Rabu,  15 Oktober 2008.Majelis Hakim, yang dipimpin Hakim Ketua Tardi SH  saat membacakan putusan selanya mengatakan, atas eksepsi penasehat hukum terdakwa yang mengatakan formulasi surat dakwaan kabur dan tidak jelas, majelis hakim berpendapat, dakwaan telah disusun sesuai aturan yang berlaku. “Sehingga dakwaan jaksa telah benar, dan eksepsi juga ditolak”, jelas  Tardi SH.

Sedang untuk upaya hukum terdakwa, meminta penangguhan penahanan, Hakim Ketua, Tardi SH,  yang ditemui PAS Pati usai sidang mengatakan, untuk  upaya terdakwa tersebut masih dalam pertimbangan Majelis Hakim. “Majelis Hakim menyatakan perkara ini dilanjutkan untuk pemeriksaan terdakwa maupun saksi-saksi”, tambah Tardi SH.

Sedang untuk permintaan kedua terdakwa, agar  Sekda turut dijadikan tersangka dalam kasus tersebut, karena Jaksa turut mencantumkan Undang-undang Nomor 5 tahun 1992 tentang Cagar Budaya, Majelis Hakim berpendapat, akan terlebih dulu dibuktikan lebih dulu.

Tim Penasehat Hukum  terdakwa,  yang diketuai Sunaryo SH usai sidang kepada PAS Pati mengaku, tidak masalah, karena yang ditolak masalah dakwaan, dan belum  masuk pada pokok  pekara.  Tapi yang lebih kami fokuskan justru soal putusan sela  Majelis  Hakim, terhadap dakawan ketiga yang perlu adanya pembuktian. “Pada dakwaan ketiga itu, yang  perlu adanya pembuktian. Dan bila dalam pembuktian, Sekda terbukti dalam perkara ini, Hakim akan membuat surat penangkapan, khan begitu”, tutur Sunaryo SH.

Sidang akhirnya ditunda selama sepekan, hingga tanggal  22 Oktober mendatang dengan agenda pemeriksaan keterangan saksi. Diantaranya  saksi  Ketua Komite SMP Negeri 5 Pati, Haji Daryudi, Sujo, dan Sugito.

Kasus yang menyeret  dua PNS dilingkungan Setkab Pati ini,  menyusul adanya laporan dugaan penggelapan atas material bekas bongkaran rehab di Gedung SMP Negeri 5 Pati,  oleh Ketua Komite Sekolah setempat, H. Daryudi, ke Mapolda Jateng.   Material yang diduga dijual para terdakwa tersebut, diantaranya kayu  jati, dan  marmer bernilai sejarah.  Dan berdasarkan auditor keuangan BPKP Perwakilan Jawa Tengah,  material yang sudah dibongkar  dan kemudian dibawa  pembelinya, nilainya mencapai lebih dari Rp.96juta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: