Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,732 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Bagi Rata BLT Dilarang

Posted by pasfmpati pada Oktober 16, 2008

suaramerdeka.com – PATI- Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Tengah, melarang bantuan langsung tunai dibagikan rata kepada warga. Larangan itu disampaikan saat memantau kinerja pelaksanaan penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) Tahun 2008 di Kabupaten Pati, Rabu (15/10).
Tim BPKP terdiri atas Irianto (ketua tim) didampingi R Bimo Gunung Abdul Kadir (pengendali mutu), dan Djoko Wahjono (pengendali teknis), serta dua anggota lain, HF Ruli Kristanto dan Himawan Dany Anggoro.
Menurut Irianto, langkah kepala desa dan penerima yang akan membagi rata BLT dengan yang belum memegang kartu bukti, tidak diizinkan. ”Sebab dasar aturan yang mengatur hal tersebut tidak ada, karena namanya saja BLT,” kata dia.

Dengan demikian, yang berhak menerima adalah RTS lengkap dengan kartu bukti sebagai penerima bantuan tersebut. Meskipun ada kesepakatan jika nanti RTS pengganti juga akan membagi rata dengan penerima sebelumnya, itu juga tetap tidak memperbolehkan.

Sebab, untuk penyaluran dan pengambilan bantuan tersebut masih bisa dilayani sampai akhir Desember nanti. Dengan begitu, RTS pengganti tidak perlu merasa berkecil hati, karena haknya tetap akan diberikan sesuai ketentuan.

Hadirnya tim BPKP yang akan berada di Pati selama dua pekan tersebut, kata Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Diskesospermas) Kabupaten Pati, Sugiharto SH MM, terpaksa dimintai bantuan, karena berkait belum turunnya kartu penerima bantuan untuk rumah tangga sasaran (RTS) pengganti.

Sebab, katanya lebih lanjut, dalam penerimaan BLT tahap pertama untuk tiga bulan, tepatnya mulai Juni hingga Agustus, masih ada RTS yang harus diverifikasi. Sehingga ada kepala desa dan camat yang minta penyaluran dana bantuan tersebut ditunda.

Akan tetapi, sampai turunnya BLT tahap kedua untuk jatah empat bulan, atau mulai September hingga Desember 2008, bantuan itu juga belum bisa dicairkan. ”Faktor penyebabnya tak lain karena pencetakan kartu untuk RTS pengganti sampai sekarang belum jadi,” ujarnya.

Adapun RTS yang sampai sekarang belum menerima penyaluran bantuan itu baik tahap pertama maupun kedua, masih kata dia, adalah di wilayah Kecamatan Sukolilo.

Jumlah seluruhnya lebih dari 10.000 RTS, karena terhambat masalah pencetakan kartu RTS pengganti belum tuntas. Jika kartu bukti RTS pengganti tersebut sampai sekarang belum turun, karena waktu itu pengiriman datanya ke Badan Pusat Statistik (BPS) tidak bisa serempak. ”Dari pengecekan ulang, jika semula jumlah kartu yang belum bisa tercetak untuk 369 RTS, sekarang tinggal 169 RTS.”(ad-76)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: