Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,732 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Tanpa Sebab Jelas, Seorang Nenek Gantung Diri Di Pohon Karet

Posted by pasfmpati pada Oktober 18, 2008

pasfmpati.com [Pati, Gembong] – Belum berselang sehari, peristiwa mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di wilayah Kecamatan Gembong kembali terjadi. Untuk kali kedua, peristiwa nekat itu juga dilakukan seorang perempuan. Dan kejadian terakhir ini, justru lebih menggemparkan warga yang tinggal disekitar kejadian. Karena korban gantung diri, ditemukan tewas di menggantung diatas pohon karet.
Tindakan nekat mengakhiri hidup dengan cara menggantung diri, belakangan ini sering terjadi di wilayah Kabupaten Pati. Setidaknya dalam dua pekan terakhir, 4 peristiwa bunuh diri, 3 diantaranya terjadi dengan menggantung diri.
Kamis dinihari, 16 Oktober 2008, seorang nenek berusia lanjut, diduga telah mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri disebuah pohon karet tak jauh dari rumahnya. Dia tewas menggantung diseutas tali yang diikatkan disalah satu ranting pohon setinggi dua meteran. Korban gantung diri ini, bernama Pailah berusia 70 tahun, warga Dukuh Kerangpanas Desa Klakahkasihan RT.3/RW.5 Kecamatan Gembong.
Peristiwa yang menggegerkan warga Dukuh Kerangpanas Desa Klakahkasihan tersebut, pertama kali diketahui oleh Nur Wagimin 50 tahun, yang masih bertetangga dengan korban. Saati akan mengecek pompa air di kebun kopi miliknya. Mendadak Nur Wagimin terkejut, melihat sesosok mayat yang menggantung di salah satu pohon kopi miliknya. Karena ketakutan Nur Wagimin memberitahukan penemuannya itu kepada Rusydi yang kemudian dilaporkan ke Polsek Gembong. “Setelah itu, saya melapor ke Pak Kades, yang kemudian langsung dilaporkan ke Polsek Gembong”, tutur Rusydi.
Saat ditemukan korban masih mengenakan baju lengan pendek warna hijau, dan jarik warna coklat. Sementara dikantong BH yang dikenakan terdapat sepotong sabun mandi, dan uang recehan seribu rupiah.
Dari hasil pemeriksaan terhadap tubuh korban, dokter pada Puskesmas Gembong disaksikan Muspika setempat menyimpulkan, korban meningggal dunia, karena nekat gantung diri. Hal itu terlihat dari ciri-ciri saat korban ditemukan. Seperti keluar cairan dari vagina, lidah menjulur keluar, namun tidak mengeluarkan kotoran. Korban juga mengalami lebam – lebam pada bagian jari kaki dan tangannya, serta terdapat luka lecet pada ibu jari kaki sebelah kiri. Warga setempat dan keluarga korban menduga, korban nekat gantung diri dikarenakan sakit jiwa.

Peristiwa bunuh diri yang terjadi dalam dua pekan terakhir ini, sebelum yang terjadi di Desa Klakahkasihan ini diantaranya, di Desa Langenharjo Kecamatan Margorejo, yang dilakukan kakek Kusdi berusia 67 tahun, beberapa hari kemudian di sungai Silugonggo Juwana seorang kakek ditemukan tewas setelah nekat bunuh diri dengan menceburkan diri ke sungai, serta pada hari Selasa lalu, seorang ibu warga Desa Kedungbulus, nekat gantung diri di garasi rumahnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: