Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,694 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Dalam Penjualan Pupuk Tertutup, Pengecer Harus Punya Data Petani

Posted by pasfmpati pada Oktober 21, 2008

pasfmpati.com [Pati, Kota] – Mekanisme distribusi pupuk bersubsidi mulai tahun 2009 mendatang, akan berubah. Bila sebelumnya menggunakan sistem terbuka, nantinya akan melalui sistem tertutup. Hal itu sebagai upaya pemerintah, agar penyaluran pupuk bersubsidi tepat sasaran
Perubahan mekanisme pendistribusian pupuk dengan sistem tertutup itu, sebagai tindak lanjut peraturan Menteri Perdagangan dan Menteri Pertanian RI terbaru. 

Menurut Kasubdin Perdagangan pada  Dinas Perindustrian dan Perdagangan DisPerinDag Kabupaten Pati,  Budiyono, berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 21/M-DAG/PER/6/2008, tentang pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian, pengecer hanya bisa melayani penjualan pupuk bersubsidi kepada petani/kelompok tani hanya di wilayah yang menjadi tangungjawabnya.

Hal tersebut diungkapkan Budiyono  kepada sejumlah wartawan media cetak dan elektronik, saat belum lama ini.

Dengan sistem penjualan tertutup ini,  pengecer harus mempunyai data petani yang dilengkapi dengan Rencana Definitive Kebutuhan Kelompok Tani  [RDKK].  Pengecer juga harus mendata petani/kelompok tani, luas lahan beserta kebutuhan pupuk di wailayah kejanya. Data tersebut paling lambat 31/12-2008.

Apabila masih ada petani/kelompok tani yang belum terdata, pelayanan pembelian pupuk, baru bisa dilaksanakan setelah mendapat rekomendasi dari kepala desa dan dinas pertanian melalui petugas lapangan.

Kasubdin Perdagangan Diperindag Pati, Budiyono juga menambahkan, distributor dan pengecer juga dilarang memperjual belikan pupuk bersubsidi di luar peruntukannya.

Berdasakan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 29/2008, HET pupuk bersubsidi per kg, untuk urea Rp 1.200, ZA Rp 1.050, Superphos Rp 1.550, NPK Phonska Rp 1.750, NPK Pelengkap Rp 1.830, NPK Kujang Rp 1.586, Organik Rp 1.000.

Satu Tanggapan to “Dalam Penjualan Pupuk Tertutup, Pengecer Harus Punya Data Petani”

  1. Wawan said

    Saya sangat setuju, pupuk bersubsidi ini diawasi, di desa saya Gesengan Kecamatan Cluwak, yang 90% penduuknya sebagai petani sangat kesulitan mendapatkan pupuk urea. sebelum lebaran pupuk tersebut sempat ada namun lagi2 petani yang dirugikan dengan harga di atas HET dan sangat langka. Mohon kiranya pihak2 yang terkait memperhatikan kebutuhan petani di desa kami. thanks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: