Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,661 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Ketidak Sesuaian Data, Menjadi Masalah Dalam Penyediaan Pupuk Bagi Petani

Posted by pasfmpati pada Oktober 25, 2008

pasfmpati.com [Pati, Kota] – Ketepatan data yang diusulkan petani, untuk mendapatkan kebutuhan pupuk, menjadi sangat penting. Karena yang terjadi sekarang, antara data lahan sawah dan usulan kebutuhan pupuk petani melalui Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok [RDKK], tidak sesuai. Sehingga menimbulkan permasalahan dalam penyaluran pupuk ke petani.

Petani di Kabupaten Pati, diharapkan benar – benar akurat dalam mengusulkan kebutuhan pupuknya. Sehingga penyaluran pupuk ke petani akan lebih tepat. Dan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Tani [RDKK], harus sesuai dengan lahan yang digarap. Hal ini, untuk menghindari permasalahan – permasalahan seperti yang muncul, pada penyaluran pupuk pada tahun – tahun sebelumnya.
Bupati Pati Tasiman, yang diwawancara PAS Pati menjelaskan, permasalahan yang selalu muncul setiap tahun, dalam penyaluran pupuk ke petani, karena adanya ketidak sesuaian data RDKK dan luas lahan yang digarap oleh petani. “Kita nanti atas dasar laporan dari bawah, terutama dari RDKK sesuai atau tidak. Jadi kita itu kadang-kadang yang menjadi masalah, seperti lahan kita ada sekian ribu hektar dengan kebutuhan pupuk sekian puluh ton. Tetapi setelah dihitung dengan RDKK, kebutuhan pupuk melebihi luas lahan. Gampang ngeceknya, lihat dibuku leter c desa”, jelas Bupati Tasiman.

Bupati Tasiman menambahkan, apapun namanya pupuk bersubsidi selalu menimbulkan masalah. Karena selama ini, peredaran pupuk bersubsidi juga ada yang dijual di toko – toko. Sementara aturan untuk menindak mereka yang sengaja menjual dengan harga lebih mahal sedikit, belum ada. “Coba kalau pupuk itu ada di toko, gimana coba, aturan apa yang dapat menindak. Berarti ini ada yang nakal. Sehingga harus ada pengawasan ketat baik dari distributor atau pengecer. Meski ini memang selalu menjadi masalah, tapi saya harapkan harganya tetap terjangkau, karena masalah pupuk ini masih menjadi sorotan Pak Gubernur”, jelas Bupati Taisman.

Belum lagi tutur Bupati Tasiman, pemahaman petani akan pupuk urea juga masih minim, yang menganggap urea masih dominan. Padahal urea bukan satu – satunya pupuk.
Bupati Tasiman juga mengakui, saat ini belum dapat diketahui akan terjadi kekurangan atau tidak. Karena kebutuhan pupuk ini akan diketahui, setelah data RDKK semuanya terkumpul, dan sesuai atau tidak dengan luas lahan yang digarap.
Sementara itu, Kepala Distanak Pati, Insiyunr Pujo Winarno menjelaskan, dari sisi angka ketersediaan pupuk bagi petani mencukupi. Dan jatah pupuk untuk petani selama setahun di Kabupaten Pati, sekitar 40ribu ton, dan yang sudah tersalur baru sekitar 60 %. “Ini masih ada 40%, ya mudah – mudah mencukupi”, harap Kepala Distanak, Ir. Pujo Winarno.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: