Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,732 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Bahas Pokok Kebijakan Ppas, Sekda Dan Asisten I, Urung Jadi Saksi

Posted by pasfmpati pada Oktober 28, 2008

pasfmpati.com [Pati, Kota] – Sekkab Pati, Ir, Sri Merditomo, dan Asisten Administrasi dan Keuangan Setkab Pati, Dwi Sapardiono SH MM, urung hadir dalam sidang lanjutan, kasus dugaan penggelapan material bekas bongkaran rehab Gedung SMP Negeri 5. Sehingga sidang yang semestinya, pada Senin pagi, 27 Oktober 2008, gagal memeriksa keterangan kedua pejabat teras dilingkungan Pemkab Pati tersebut.Pemeriksaan keterangan terhadap Sekretaris Kabupaten Pati, Ir Sri Merditomo, dan Asisten Administrasi dan Keduangan SetKab Pati, Dwi Sapardiono SH MM, sebagai saksi dalam kasus SMP Negeri 5 Pati, urung dilakukan.
Gagalnya pemeriksaan terhadap kedua saksi tersebut, karena kedua pejabat teras dilingkungan PemKab Pati ini, berhalangan hadir. Bahkan ketidak hadiran kedua pejabat tersebut, disertai dengan surat resmi dari Pemkab Pati, yang ditanda-tangani oleh Bupati Pati.
Dalam surat tersebut disebutkan, ketidak hadirannya, karena Sekkab Pati Ir Sri Merditomo dan Asisten Administrasi dan Keuangan Dwi Sapardiono SH MM, harus mengikuti rapat yang membahas Pokok Kebijakan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2008, di DPRD Pati.

Namun oleh Hakim Ketua yang menyidangkan perkara SMP Negeri 5 Pati ini, Tardi SH menyatakan, kedua saksi tersebut, harus dapat dihadirkan pada sidang lanjutan, yang berlangsung, Senin pekan depan, 3 November 2008. “Kami (Majelis) minta ya, kedua saksi ini, diusahakan dapat hadir pada sidang berikutnya. Termasuk untuk terdakwa Surekto dan Suprihati”, pinta Majelis Hakim.
Jaksa Karnida SH, dan Rukin SH kemudian menghadirkan seorang saksi lainnya, bernama Sutono. Dalam kesaksiannya, Sutono yang anggota Komite SMP Negeri 5 Pati ini menjelaskan, sebelumnya dia tidak tahu adanya masalah tersebut. Tetapi dia baru tahu, setelah diundang dalam pertemuan dirumah Sutiono, salah seorang anggota Komite lainnya. Dalam pertemuan yang dipimpin Ketua Komite SMP Negeri 5 Pati H. Daryudi tersebut, dia baru tahu adanya ketidakberesan dalam rehab gedung bekas SKKP Pati itu. Bahkan dalam pertemuan tersebut, Komite SMP Negeri Pati, sepakat untuk melaporkan penyelewengan tersebut, ke Polda Jawa Tengah.
Dalam kesaksiannya itu, Sutono mengatakan, setelah disegel oleh polisi dia hanya dapat melihat marmer – marmer dalam 4 ruangan kelas telah dilepas, demikian halnya dengan papan plafon, dan penyangganya sudah tidak ada ditempat.
Setelah mendengar kesaksian Sutono, Majelis Hakim yang dipimpin Hakim Ketua Tardi SH, didampingi Hakim Anggota, Alimin Ribut Sujono SH, dan Totok Sapto SH, kembali menunda persidangan, selama sepekan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: