Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,661 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

PASOPATI Tagih Janji Pemkab, Cairkan Tambahan Dana ADD

Posted by pasfmpati pada Oktober 28, 2008

pasfmpati.com [Pati, Kota] – Paguyuban Kepala dan Perangkat Desa Kabupaten Pati PASOPATI, kembali menagih janjinya ke Pemerintah Kabupaten Pati. Yakni meminta agar Pemkab Pati segera mencairkan tambahan Alokasi Dana Desa ADD sebesar Rp. 15juta, sebagai tunjangan pendapatan bagi Kades dan Perangkat Desa.
Untuk kesekian kalinya Paguyuban Kepala dan Perangkat Desa se Kabupaten Pati PASOPATI, beraudensi dengan pejabat teras di lingkungan Pemkab Pati. Audensi tersebut terkait dengan janji Pemkab Pati, yang akan memberikan tambahan Alokasi Dana Desa ADD, senilai Rp. 15juta kepada setiap desa di Kabupaten Pati.Ketua II PASOPATI, Tejo Pramono yang diwawancara PAS Pati membernarkan, semua pengurusnya telah mendatangi Kantor Bupati Pati untuk beraudensi bersama Sekkab Pati Ir. Sri Merditomo, dan Asisten Administrasi Keuangan Dwi Sapardiono SH MM. di Jalan Tombronegoro Pati, Selasa, (28/10).
Permintaan kepada Pemkab Pati itu, karena selama ini PASOPATI mendapat desakan dari Kades dan Perangkat Desa, agar tambahan dana tersebut segera dicarikan. “Untuk 15juta ini segera dicairkan, dan itu nanti masuknya dalam ADD, untuk operasional Kades dan Perangkat Desa. Kalau di Kecamatan dana tambahan itu , kembali dibagi 70% dan 30 % itu, nanti biar dipanggil lagi oleh Sekda agar diarahkan, karena itu jelas untuk kesejahteraan Kades dan Perangkat Desa”, ujar Tedjo Pramono.

Ketua II PASOPATI, Tedjo Pramono menilai, meski sesuai aturan alokasi dana tersebut sudah jelas. Tetapi pencairan dananya terbilang terlambat, dibanding dengan daerah – daerah lain di Jawa Tengah. Bahkan untuk mengalokasikan dana tambahan untuk Alokasi Dana Desa sebesar Rp.15juta per desa di Kabupaten Pati itu, harus Kades dan Perangkat Desa, harus berunjuk rasa ke Kantor Bupati dan DPRD Kabupaten Pati. “Lha yang saya sayangkan, kenapa di Pati ini harus demo – demo, baru mendapatkan uang. Kalau ndak didemo kita ndak dapat, padahal aturannya jelas. Ini ada apa dengan Pemkab Pati. Kata Sekda, beliau belum konsultasi. Tapi kemarin Asisten I, Dwi Sapardiono berangkat ke Jakarta menemui Ditjen PMD dan Keuangan itu, pemberian tunjangan itu hukumnya wajib dan syah”, tutur Tedjo Pramono.

Saat menjawab pertanyaan PAS Pati soal kapan waktu pencairan dana tersebut, Tedjo Pramono menyatakan belum tahu, karena sekarang ini hal tersebut masih dalam proses.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: