Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,686 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Warga Gunungsari Batangan, Desak Aparat Penegkan Hukum Berantas Korupsi Di Pati

Posted by pasfmpati pada Oktober 30, 2008

pasfmpati.com [Pati, Kota] – Warga Desa Gunungsari Kecamatan Batangan, mendesak Polres Pati segera melimpahkan kasus dugaan penyelewengan raskin oleh Kadesnya, ke Kejaksaan Negeri Pati. Karena sejak 8 bulan lalu, belum juga dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Pati.

Forum Masyarakat Peduli Pemberatansan Korupsi FM PPK Desa Gunungsari Kecamatan Batangan, meminta aparat penegak hukum dalam hal ini Polres Pati, segera melimpahkan perkara dugaan penyelewengan penyaluran beras untuk warga miskin (Raskin), ke Kejaksaan Negeri Pati.
Permintaan FM PPK tersebut, karena penanganan perkara yang melibatkan Kades Gunungsari Kecamatan Batangan tersebut dinilai lamban. Yakni sudah delapan bulan, perkara tersebut, belum juga dilimpahkan ke pihak penuntut.
Salah seorang warga yang ditemui di Kantor KPBH Atma Pati, dan meminta PASFM Pati tidak menyebutkan namanya mengatakan, dalam perkara ini penyidik Polres Pati memang sudah memeriksa sejumlah saksi, dan 1 ½ bulan lalu BPKP juga telah meneliti nilai nominal kerugian. Warga juga mengkawatirkan dengan tidak ditahannya tersangka dalam perkara ini oleh penyidik. “Dengan tidak ditahannya tersangka dan surat rincian dari BPKP yang tidak juga diberikan ke Polres Pati, warga meragukan komitmen pemberantasan korupsi oleh instansi pemerintah maupun penegak hukum, baik di Kabupaten Pati maupun di Propinsi Jawa Tengah. Kemudian meminta agar BPKP tidak menghambat proses penegakkan hukum, dengan menyerahkan segera hasil audit yang berisi rincian kerugian negara”, pinta warga.
Sementara itu, FM PPK, melalui press releasenya yang dibagikan kepada pers mengatakan, berdasarkan informasi hasil audit BPKP menyimpulkan terdapat potensi kerugian negara lebih dari Rp. 14,3juta.
Kapolres Pati, AKBP Hilman Thoyib, melalui Kasat Reskrim, AKP Sulkan yang dikonfirmasi melalui selulernya menjelaskan, perkara dugaan penyelewengan raskin tersebut, beberapa waktu lalu telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri. Tetapi belum lengkap atau (P19), berkas perkara tersebut oleh Kejaksaan Negeri Pati dikembalikan lagi.
Kini setelah permintaan tersebut dilengkapi, termasuk hasil audit BPKP, berkas perkara itu akan kembali dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Pati. Soal ditahan atau tidaknya seorang tersangka dalam kasus ini, terserah penyidik. Karena yang bersangkutan kooperatif, tidak mempersulit penyidikan, dan berjanji tidak akan mengulagi perbuatan tersebut. “Selain itu tidak akan melarikan diri, sebagai kepala desa tersangka mempunyai tanggung jawab melayani masyarakat,” terang AKP Sulkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: