Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,694 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Kepala Disdik, Desak Pengedar Rekaman Vide0 Mesum Diusut

Posted by pasfmpati pada November 1, 2008

pasfmpati.com [Pati, Kota] – Pengedar rekaman adegan mesum yang dilakukan sepasang muda – mudi, dan mengubah  nama filenya dengan menuliskan nama sebuah  SMP di Pati, harus diusut tuntas. Karena selain meresahkan muridnya, rekaman adegan mesum tersebut, juga mencoreng nama sekolah yang bersangkutan.  Padahal pelaku dalam rekaman adegan mesum tersebut, diduga pelakunya  dua pelajar diluar Kabupaten Pati. Hanya saja, mereka yang ingin menodai citra lembaga pendidikan di Pati, mengganti  nama file dengan menyebutkan nama sebuah SMP di Kabupaten Pati.  … Reporter Agus Pambudi melaporkan.
Setelah melihat  dan meneliti  keseluruhan isinya,  ternyata  pelaku adegan mesum dengan nama file mencatut nama  sebuah SMP di Pati,  bukan  pelajar dari SMP  yang bersangkutan.  Bahkan wajah kedua pelakunya,  sama sekali tidak dikenali.   Ada dugaan adegan mesum tersebut, dilakukan pelajar  di Kabupaten Jepara,  karena  dua tahun lalu  rekaman adegan mesum tersebut  pernah beredar dengan nama file  Iki Cah SLTP N X,  kemudian diganti  dengan  nama  file  dengan mencatut nama sebuah SMP favorite  di Pati Utara.

Kepala Dinas Pendidikan Disdik Kabupaten Pati, Drs Sarpan yang diwawancara PAS Pati di kantornya menyayangkan, pemberitaan di media massa, mengenai SMP Negeri 1 Tayu, yang dilakukan tidak profesional. Yakni  tidak mendasarkan pada fakta yang sebenarnya.  Sehingga dapat memberikan citra yang tidak baik bagi dunia pendidikan di Pati, yang sudah banyak menunjukkan prestasi.  Kepala Disdik Pati, Drs. Sarpan berharap,  aparat penegak hukum dapat segera mengusut tuntas dan memberi sanksi tegas terhadap pelaku pengedar rekaman adegan mesum tersebut. “Itu kan, kalau dari tulisannya, menurut saya itu kan sudah produk lama.  Kalau sekarang kan SMP bukan SLTP.  Ya ini  supaya dilakukan pengecekan dan pengusutan dari mana sumber tulisan itu,  dan siapa yang mengedarkan  dan kenapa menggunakan  sebuah nama SMP di Kabupaten Pati.  Karena menurut Kepala Sekolah dan guru – gurunya sudah mengadakan pengecekan, bahwa itu bukan siswanya.  Jadi tidak ada siswanya  yang wajahnya seperti dalam rekaman adegan mesum itu”,  tegas  Sarpan.

Terhadap masalah tersebut,  Ka Disdik Pati, Drs Sarpan mengharapkan, Kepala Sekolah disemua jenjang pendidikan di Kabupaten Pati, untuk memberikan pembinaan kepada para siswanya, dan melarang para siswa membawa HP berkamera sesuai perintah Bupati Pati. Dan  hal tersebut tidak terjadi kembali pada masa – masa mendatang.  “Ini menjadi persoalan kita semua,  dan seluruh jajaran pendidikan, termasuk para pendidikan dan orang tua supaya membimbing putra – putrinya  sehingga tidak melakukan tindak asusila, yang dapat menodai dunia pendidikan”, tutur Kepala Disdik Pati.

Hal serupa, tutur  Drs  Sarpan kepada PAS Pati,  pernah  terjadi  pada  dua  atau tiga  tahun lalu,  ketika itu tersebar rekaman video berjudul “dibawah pohon bambu”, yang didalamnya disebutkan pelakunya  pelajar  di Kabupaten Pati.  Tetapi  setelah dilakukan penelusuran dan penyelidikan, tempat kejadiannya  berada  diluar Kabupaten Pati, dan pelakunya juga bukan warga Kabupaten Pati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: