Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,686 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

KPU Kab. Pati Coret 16 Caleg Bermasalah

Posted by pasfmpati pada November 1, 2008

pasfmpati.com [Pati, Kota] – KPU Kabupaten Pati, akhirnya mencoret  16 calon Anggota Legislatif caleg  yang diajukan partai politik peserta pemilu 2009 mendatang.  Pencoretan nama tersebut terjadi setelah KPU Kabupaten Pati, melakukan klarifikasi ke parpol – parpol bersangkutan, atas tanggapan masyarakat yang masuk ke KPU. Meski terjadi pencoretan caleg, jumlah caleg  yang tercantum dalam Daftar Calon Tetap DCT tidak mengalami perubahan, persis dengan jumlah caleg yang ada dalam DCS, yakni 591 orang.
Sejumlah nama calon anggota legislatif  atau caleg  yang masuk dalam  Daftar Caleg Sementara,  akhirnya  hilang  dari  Daftar Caleg Tetap (DCT), yang diumumkan KPU Kabupaten Pati,  hari Jumat pagi,  (31/10).

Menurut  Kepala Devisi Hukum dan Pengawasan KPU Kab. Pati, Endro Jatmiko, jumlah caleg yang tercoret  dari  DCS  dan tidak masuk dalam DCT,  sebanyak  16  orang.  Kebanyakan dari mereka, adalah caleg yang mengajukan atau penyampaikan surat permohonan pengunduran diri.  Diantaranya para Kades dan Perangkat Desa,  yang belum mendapat melengkapi persyaratan berhenti sementara, atau berhenti permanen  dari   Bupati Pati.

Meski ada pencoretan 16 nama caleg,  tetapi  jumlah caleg  yang tercantum dalam DCT, tak mengalami perubahan.  Jumlah caleg  di DCT  sama dengan jumlah caleg yang ada di DCS,  yakni 591 orang. Ketua KPU Kab. Pati, Pramudya Budi Listiyantono menjelaskan,  dalam penetapan DCT ini memang ada penambahan caleg.  Namun penambahan itu, tutur Pramudya Budi Listiantioro, dalam artian DCT terjadi mutasi.  Ada  parpol yang kurang calenya, karena tidak digantikannya caleg yang mundur atau atau dicoret  karena  tanggapan masyarakat,  tetapi ada pula  parpol yang mengajukan tambahan qouta perempuan dalam pencalegannya.

Dari 35 parpol peserta pemilu 2009 di Kabupaten Pati, separoh lebih diantaranya, parpol  yang tidak memenuhi kuota caleg perempuan. Seperti Partai Peduli Rakyat Nasional PPRN, Partai Gerindra, PKPI, PAN, PPD, PPI, PNI Marhaenis, PDP, PKP Perjuangan, PPDI, Partai Republik Nusantara, Partai Pelopor, Partai Golkar, PPP,  PNBKI, PBBm PDI Perjuangan, dan PKNU.

Kepala Devisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Pati menyatakan, untuk parpol-parpol yang tidak memenuhi kuota caleg perempuan memang tidak ada sanksinya. Namun seperti dalam Undang-undang Nomor 10 tahun 2008, tentang Pemilu parpol-parpol yang tidak memenuhi kuota 30% perempuan dalam pengajuan calegnya, KPU tetap akan diberikan sanksi moral.  “Yakni bentuk sanksi moral yang akan diberikan kepada parpol adalah berupa publikasi melalui media massa”, tutur Endro Jatmiko.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: