Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,694 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Karena Biaya Tinggi, 4 Desa Di Pati Sepi Bakal Calon Kades.

Posted by pasfmpati pada November 23, 2008

pasfmpati.com [Pati, Kota] – Beberapa desa di Kabupaten Pati  sampai sekarang ini, belum memiliki Kades yang difinitif. Bahkan rencana pelaksanaan Pilkades gagal  dilakukan, karena sepinya  bakal calon Kades, yang melamar ke Panitia.  Sehingga lima dari tujuh  desa  di Kabupaten Pati, masih harus menunggu waktu lagi, untuk menggelar Pilkades di desanya.
Tingginya biaya menjadi keluhan tersendiri, bagi warga masyarakat untuk maju dalam Pemilihan Kepala Desa. Apalagi didesa tersebut, sama sekali tidak ada bengkok, atau ada bengkok tetapi luasannya kurang dari 1 hektar.

Karena sepinya bakal calon Kades yang mendaftar ke Panitia, pelaksanaan Pilkades di desa  – desa dengan kondisi seperti itu, belum dapat terlaksana sesuai jadual.  Seperti  di Desa  Sumbermulyo, Desa Cabak,  dan  Desa Gunungsari Kecamatan Tlogowungu,  serta  Desa Tompegunung Kecamatan Sukolilo, dan Desa Bancak Kecamatan Gunungwungkal

Bupati Pati Tasiman,  yang dimintai tanggapannya soal sepinya pelamar balon Kades di lima desa tersebut kepada PAS Pati mengungkapkan,  memang  Pemkab Pati telah berupaya  tetapi  sampai sekarang  warga  sama sekali  belum merespon kemauan Pemerintah.  Disinyalir, sepinya pendaftar, karena  biaya pelaksanaan Pilkades  yang  dibebankan kepada  seorang calon, terlalu tinggi. “Memang tidak ada calonnya  ini  masalahnya apa masih dicari. Apakah biayanya terlalu tinggi seandainya calon tunggal, atau bagaimana kita kan belum tahu.  Seperti kemarin  Desa Tompegunung Sukolilo,   mantannya saya suruh nyalon lagi. Tapi dia keberatan karena biayanya terlalu tinggi, yang harus ditanggung sendiri. Makanya ini menjadi catatan tersendiri bagi kami, nanti kita bahas bagaimana yang terbaik supaya nanti ada calon, itu harapan saya.” ungkapnya.

Terhadap permasalahan tersebut,  Bupati Tasiman minta agar  Panitia Pilkades, Pemeritah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa BPD setempat, segera menyikapinya.  Sehinga nantinya tidak terlalu banyak tuntutan, dalam pelaksanaannya.  “Ya paling nggak kartu suara sudah dikompliti dengan yang lainnya. Kalau nanti misalnya Panitia meminta calon harus begini harus begitu,  ya selamanya  tidak ada yang mau. Kecuali calonnya lebih dari satu ya mungkin agak ringan. Tapi kalau tidak ada bengkoknya juga sulit.” jelasnya.

Sedang untuk Desa  Sitiluhur Kecamatan Gembong  dan  Desa  Pantirejo Kecamatan Gabus,  yang waktu lalu tidak ada  balon Kadesnya, kini sudah mulai ada yang mendaftar. Panitia Pilkades di kedua desa tersebut, sampai sekarang ini sudah mengetahui sudah  menerima  lamaran dari  tiga  bakal  calon  Kades.   Dan sesuai tahapan – tahapannya,  Pilkades di Desa Sitiluhur Kecamatan Gembong, dan Desa Pantirejo Kecamatan Gabus, bakal digelar pada tanggal 26 Nopember mendatang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: