Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,717 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Pembahasan Dokumen Andal Rencana Pembangun Semen Gresik, Diwarnai Walk Out Kelompok Kontra

Posted by pasfmpati pada Desember 1, 2008

pasfmpati.net [Pati, Kota] – Rapat Pembahasan Dokumen Andal, Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL), Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL)  Rencana Pembangunan Pabrik Semen PT. Semen Gresik di Kabupaten Pati,  yang berlangsung di Aula Bakorlin wilayah 1 Pati, diwarnai aksi meninggalkan tempat atau walk out.   oleh kelompok yang selama ini menentang pembangunan pabrik semen di wilayahnya.
Aksi walk out atau meninggalkan tempat,  yang dilakukan oleh kelompok yang menolak pembangunan pabrik semen, yang berkembang dalam rapat pembahasan dokumen (Andal), (RKL), dan (RPL) rencana pembanguna pabrik semen PT. Semen Gresik, di Aula Kantor Bakorlin Wilayah 1 Pati itu justru, menyoal pro dan kontra.

Salah seorang dari  kelompok yang menentang pendirian pabrik semen di Sukolilo,  Suhardi kepada PAS Pati menjelaskan, dia terpaksa melakukan walk out atau meninggalkan tempat sebelum berakhirnya rapat tesebut,  karena merasa kecewa.  Sebab dalam rapat tersebut, bukanya  mencermati pembahasan AMDAL, tetapi justru yang berkembang pro dan kontra pendirian pabrik semen di Sukolilo. Sehingga harus keluar  dan  meninggalkan pernyataan sikap yang diserahkan kepada pimpinan rapat.  “Memang ini sudah kami rancang sejak dari awal, setelah kami diberi kesempatan untuk bicara, kita walk out. Karena yang terjadi bukan mengikuti yang dikeluarkan dua pemrakarsa dalam hal ini Undip, tetapi justru yang dikritisi pro dan kontra. Dan ini sangat mengkhawatirkan, dan kami tidak ingin itu, karena kami menginginkan menyampaikan ini secara damai.” ungkap Suhardi.

Menanggapi  ringkasan rekomendasi AMDAL Pabrik Semen  PT. Semen Gresik, yang disampaikan Kepala Pusat Penelitian Lingkungan Hidup PPLH Lembaga Penelitian Undip, Prof. Dr. Ir.  Supriharyono, Suhardi yang mantan Kades Baleadi Sukolilo mengaku, tidak banyak mendalami hal itu. Dari beberapa peneliti UGM  maupun yang lainnya yang berpihak kepada kelompoknya dalam mengkritisi rekomendasi AMDAL itu, justru banyak menemukan ketimpangan – ketimpangan. “Termasuk penerima manfaat harus tertulis jelas dalam RKL itu, sementara yang tertulis penerima manfaat Bupati. Ini kan mengkawatirkan.  Padahal yang menjadi korban itu masyarakat sekitarnya.  Tidak hanya masyarakat Pati (Sukolilo), tetapi Kudus, dan Purwodadi,  dalam hal ini bencana – bencana yang selama ini terjadi.” jelasnya.

Saat meninggalkan tempat atau walk out  dari  Aula Bakorlin Wilayah 1 Pati, Suhardi bersama perwakilan komunitas Sedulur Sikep  Gunretno dan Gunarti.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: