Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,732 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Ratusan Masa Kontra Pembangunan Semen Gresik, Berunjuk Rasa Ke Kantor Bupati Dan DPRD Pati

Posted by pasfmpati pada Desember 4, 2008

pasfmpati.net [Pati, Kota] – Sehari setelah masa pendukung menggelar aksinya,  ratusan masa yang  menolak pembangunan pabrik semen PT. Semen Gresik di Sukolilo, gantian menggelar aksi unjuk rasa. Jika kelompok pendukung menggelar aksi di halaman Bakorlin Wilayah 1 Pati, namun masa penolak pembangunan pabrik semen melakukan aksi ke Kantor Bupati dan DPRD Kabupaten Pati.

Pro kontra pembangunan pabrik semen PT. Semen Gresik di Sukolilo masih berlanjut.  Mereka juga bahkan saling mengaku, sebagai pemilik masa pendukung yang banyak. Demikian halnya dalam beruunjuk rasa untuk memperjuangkan kepentingannya masing – masing, mereka juga saling berkompetensi.

Setelah Senin kemarin, 1 Desember 2008, ratusan masa pendukung berunjuk rasa di halaman Bakorlin Wilayah 1 Pati, mendukung  pembangunan pabrik semen PT. Semen Gresik, Selasa siang, 2 Desember 2008,  giliran kelompok penolak  berunjuk rasa menolak pembangunan pabrik semen  PT. Semen Gresik di Sukolilo.

Seperti halnya masa pendukung,  masa  penolak  pembangunan pabrik semen dalam pengerahan massanya  menuju ke  Kantor Bupati dan Kantor DPRD Kabupaten Pati, menggunakan  belasan trek  dan sepeda motor.

Untuk menyampaikan aspirasinya,  ratusan massa  berkumpul didepan Kantor DPRD Pati,  yang bersebelahan dengan Kantor Bupati Pati, di Jalan  Dokter Wahidin Nomor 2A Pati, sambil mendengarkan orasi – orasi, yang berisi penolakan pendirian pabrik semen.  “Pabrik semen Gresik, berbagai aksi penolakan dan  penyampaian aspirasi  yang sudah kami lakukan, tidak pernah digubris oleh pemerintah. Percuma saja  dibuat program Gerhan, sehingga hari ini kita gugat, untuk menolak pendirian pabrik semen di Sukolilo.” ungkap salah seorang pengunjuk rasa dalam orasinya.

Sayangnya para pengunjuk rasa yang sebagian besar berasal dari  daerah Kayen, Sukolilo, dan  daerah Tambakromo tersebut,  gagal bertemu dengan Bupati Pati, Tasiman,  maupun wakil rakyat di Kantor DPRD Kabupaten Pati.

Akhirnya menjelang dluhur,  ratusan massa yang terdiri dari gabungan  organisasi masyarakat diantaranya FMPL, SPPN,  dan GMPP  akhirnya membubarkan diri kembali, dengan rasa kecewa.

Sementara Bupati Pati, Tasiman  saat diwawancara mengenai aksi  warganya itu menyatakan,  tidak ada maksud untuk menghindar bertemu dengan warga yang menyatakan keinginan penolakan terhadap rencana pembangunan pabrik semen di Sukolilo.  Justru  Bupati  Tasiman berkeinginan bertemu secara langsung  dengan  warga yang menyatakan penolakannya itu. “Bukan saya menghindar enggak, justru saya pengin ketemu dengan orang-orang yang mengatasnamakan  warga Sukolilo. Sebab apa, program basahi Pati Selatan ini harus tetap berlangsung.  Seandainya ada orang – orang yang tidak setuju dengan pendirian pabrik semen, saya pengin ngomong, apa kira – kira  apa, masalahnya apa, tujuannya apa.  Jangan kira, sekarang  Kabupaten tetangga sudah siap-siap untuk mendatangkan investor lain dari luar negeri.”, terangnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: