Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,732 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

6,5 Ton Pupuk Urea Pril Merk Kujang, Tertangkap Saat Akan Diselundupkan Ke Karaban Gabus

Posted by pasfmpati pada Desember 10, 2008

pasfmpati.net [Pati, Kota] – Sebuah trek mitsubishi bermuatan kapuk,  tertangkap petugas Polres Pati.  Pasalnya,  dibawah tumpukan kapuk tersebut,  terdapat pupuk bersubsidi jenis urea pril merk Kujang, yang akan diselundupkan ke wilayah Pati.  Hal tersebut terbongkar, dalam pemeriksaan ditempat,  di Jalan Raya Pati – Kudus, pada hari Sabtu dinihari,  6 Desember 2008 lalu, sekitar pukul dua.
Aparat kepolisian Pati, berhasil menggagalkan dan menyita pupuk bersubsidi  urea pril merk kujang, yang akan diedarkan di wilayah Pati.  Pupuk bersubsidi urea pril merk kujang itu, diangkut trek bernomor polisi K-1636-JB.  Rencananya, pupuk sebanyak seratus tiga puluh sak asal Jawa Barat itu, akan dikirim kepada seseorang di Desa Karaban  Kecamatan Gabus.

Wakapolres Pati,  Kompol Carto Nuryanto mengatakan, berdasarkan dokumen  atau surat jalan dari PD Sekar Tanjung Bandung yang dibawa sopir trek bernama Syahroni asal Kudus,  hanya berisi iijn muat kapas.  Tetapi saat dalam pemeriksaan, ditemukan enam setengah ton pupuk urea merk kujang, yang ditutupi kapuk.  “Ini memang sudah merupakan suatu prosedur tetap (protap),  dalam hal penanggulangan  dalam  peredaran pupuk.  Jadi waktu itu,  unit patroli kita  sedang bergerak tanpa rasa curiga sedikit pun.  Kemudian melintas  trek ini,  karena curiga petugas menghentikan,  selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan  penggeledahan  ternyata dibawah tumpukan kapas, ditemukan 6,5 ton pupuk urea pril merk kujang, yang seharusnya tidak bisa beredar untuk wilayah Kabupaten  Pati”, jelas Kompol Carto Nuryanto.

Sampai sekarang ini,  polisi belum menetapkan seorang pun sebagai tersangkanya,  dalam kasus dugaan percobaan penyelundupan pupuk urea pril merk kujang, ke wilayah Pati.  Namun polisi telah mendapatkan identitas, dan alamat jelas.   Tetapi jika  seseorang yang dicurigai sebagai pemiliknya, mengabaikan panggilan,  polisi akan melakukan upaya paksa untuk memintai keterangannya.  “Untuk sementara sudah ada  nama dan alamatnya. Nah sekarang,  setelah nanti mungkin dilakukan pemeriksaan dan ada unsur dia menerima barang tersebut, dan jelas memang dia melanggar  undang-undang darurat mengenai tata laksana distribusi pupuk, serta  Permenperindag juga,  dan apa bila ini dikenakan maka  ancaman hukumannya enam tahun”, jelas Wakapolres.

Sementara sopir trek bernama Syahroni warga Kudus, meski tidak ditahan dalam kasus ini, tetapi dikenai wajib lapor. Wakapolres Pati, Kompol Carto Nuryanto menjelaskan,  bagi  pelaku yang melanggar ketentuan tentang penentapan pupuk bersubsidi  sebagai barang  dalam pengawasan dalam pendistribusiannya, dapat dikenai sanksi atau hukuman paling lama enam tahun penjara.

Peredaran pupuk  urea pril jenis kujang, sesuai peruntukannya hanya boleh diperjualbelikan di  wilayah Jawa Barat 1 yang meliputi delapan Kabupaten di daerah Garut dan sekitarnya,  dan  wilayah Jawa Barat II yang meliputi 11 Kabupaten/Kota di daerah Bogor  dan sekitarnya.  Sementara untuk pupuk urea  bersubsidi merk Pusri, hanya untuk diperjual belikan di Jawa Tengah terutama di Kabupaten  Pati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: