Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,717 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Warga Pati Yang Berbatasan Dengan Kabupaten Purwodadi, Belum Nikmati Listrik

Posted by pasfmpati pada Desember 13, 2008

pasfmpati.net [Pati, Kota] – Meski perkembangan teknologi sudah semakin maju, penggunaan daya listrik menjadi kebutuhan yang vital. Tetapi nasib warga Pati yang berada disebuah pedukuhan yang berbatasan dengan daerah Kabupaten Purwodadi, sampai sekarang belum dapat menikmati  terangnya lampu yang menggunakan daya listrik. Oleh karenanya, warga  didukuh tersebut meminta Pemerintah Kabupaten Pati, segera merealiasasikan keinginan warganya tersebut.

Karena letak geografi yang sulit dan  jauh,  kini masih menjadi penghalang bagi warga  yang tinggal di pedukuhan di Desa Godo Kecamatan Winong  yang berbatasan dengan Kabupaten Purwodadi untuk menikmati hasil pembangunan.
Seperti halnya aliran listrik.  Meski warga Kabupaten Pati, sudah ada yang menikmatinya sejak setahun  bahkan puluhan  tahun lalu,  tetapi  bagi  warga di pedukuhan  yang berada diujung wilayah Kabupaten Pati ini,  sampai sekarang justru sama sekali belum tersentuh listrik.
Hal tersebut diakui Bupati Pati, Tasiman kepada PAS Pati, usai menyampaikan jawaban atas Pandangan Umum Fraksi – Fraksi  terhadap RAPBD tahun 2009, di Gedung DPRD  Pati,  Sabtu siang,  13 Desember 2008.  “Memang  daerah itu berada dipelosok, didaerah yang berbatasan dengan Kabupaten Purwodadi.  Sehingga warga di daerah tersebut perlu mendapat perhatian serius untuk segera mendapatkan aliran listrik. Bahkan warga sudah mengumpulkan uang  hasil suadayanya mencapai Rp.20juta, hanya untuk menikmati aliran lisrik”, tuturnya.
Belum lama berselang Kadesnya bersama beberapa anggota Badan Permusyawaratan Desa BPD setempat, sempat beraudensi dengan Bupati Tasiman,  mengadukan ketertinggalannya daerahnya  selama ini, dalam memperoleh penerangan  melalui aliran PLN.
Bahkan karena  keinginannya, untuk  segera  mendapatkan pasokan energi listrik dari PLN itu,  warga  rela bersuadaya untuk membiayai infrastruktur jaringan listriknya.  Namun  biaya pembuatan infrastruktur jaringan listrik hingga sampai ke pedukuhannya, yang semula diperkiarakan menghabiskan dana Rp. 20juta,  tetapi sekarang ini sudah membengkak hingga Rp. 50juta.  “Nah kekurangannya Rp. 30juta, kita coba nanti carikan  dari Pemkab. Itu  kasihan …  satu dukuh tapi  saya  lupa berapa  KK-nya.  Saya pernah datang kesana,  bahkan untuk  hal  yang satu ini, Kades  dan  BPD setempat sudah ada niat baik”, jelasnya.
Namun  kata Bupati Pati, Tasiman,   Pemerintah Kabupaten Pati tetap berupaya untuk membantu kekurangan dana yang dibutuhkan  warga  pedukuhan di Desa Godo Kecamatan Winong. Dan akan berkoordinasi dengan  Persero PLN yang mempunyai kewenangan.
Selain di Desa  Godo Kecamatan Winong,  nasib yang sama juga  dialami sebagian warga di Desa Tajungsari Kecamatan Tlogowungu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: