Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,732 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Korban Terkena Tembakan Dari Jarak Dekat, Saat Akan Buang Air Kecil Dibelakang Panggung

Posted by pasfmpati pada Desember 17, 2008

pasfmpati.net [Pati, Tayu] – Nurul Qomar, korban tewas  saat terjadi keributan disela pertunjukkan dangdut di Desa Bleber Cluwak, Selasa sore, 16 Desember 2008 kemarin,  akibat terkena tembakan pistol polisi dari jarak dekat.  Dan dari keterangan saksi mata,  saat terkena tembakan itu,  korban akan kencing, dibelakang panggung pertunjukkan,  sekitar pukul  setengah lima sore, dan baru beberapa menit berada di lokasi tersebut.

Pesta pernikahan keluarga Rusmanto warga Desa Bleber Kecamatan Cluwak, dengan menggelar pentas dangdut, harus berakhir dengan bunyi letusan senjata api Brigadir Suwarno anggota Polsek Cluwak, yang mengenai salah seorang penonton.
Korban yang tak lain, pemuda warga Desa Tayu Wetan RT.5/RW.2 Kecamatan Tayu, bernama Nurul Qomar berusia 22 tahun.  Tak lama berselang setelah terdengar letusan senjata api, korban  terkapar dibelakang panggung dengan wajah berlumuran darah.
Kades Bleber Kecamatan Cluwak, Suyono kepada PAS Pati menjelaskan, sebelum jatuhnya korban,  polisi sempat  menyalakkan senjata lima kali tembakan. Dan setelah itu,  suasana berubah  ketika mendapati seorang pemuda  terkena tembakan dibagian wajahnya.
Kades Bleber Suyono berkeyakinan, saat dalam perjalanan sesampainya di Ngablak, jiwa korban sudah tidak dapat diselamatkan. Dan  keterangan dokter  RSK Tayu yang menangani jenazah korban menyatakan,  penyebab meninggalnya  Nurul Qomar, akibat  luka  tembakan.
Mengutip keterangan beberapa penonton yang melihat  korban sebelum kejadian,  saat berada dilokasi kejadian, akan buang air kecil.  Sedang  seorang temannya bernama Galih,  menunggui sepeda motor korban.
Mengetahui korban meninggal dunia akibat luka kena tembakan senjata api, Kades Bleber Suyono langsung memberitahukan kepada sejumlah petugas yang menyusul datang  ke RSK Tayu. Saat mendapatkan kabar tersebut, Brigadir Suwarno yang anggota Pulbaket Polsek Cluwak terlihat gugup. Melihat kegugupan Brigadir Suwarno, Kades Suyono menyarankan, satu tim untuk menyelamatkan diri ke Polres Pati.
Tetapi  saat perjalanan menuju ke Mapolres Pati, anggota  Polres Pati  sektor Cluwak itu,  nekat mengakhiri  hidupnya  dengan menembakkan pistol ke kepalanya,  saat  pamit  untuk  buang air kecil di toilet SPBU  Wedarijaksa, pada  pukul setengah enam petang.
Menurut salah satu saksi bernama Akhtiar, saat akan mengisi bensin di SPBU Wedarijaksa melihat sebuah mobil patroli polisi berhenti.  Dan sebelum ke kamar mandi, salah seorang anggota Polsek Cluwak tersebut yang mengenakan pakaian preman berebut senjata api di dalam mobil. Namun, senjata api tersebut, tetap dibawa Brigadir Suwarno ke kamar mandi, sementara dua rekannya yang berada di mobil bergegas turun menyusul korban.
Tak lama kemudian, lanjutnya, terdengar letusan satu kali yang berasal dari kamar mandi. Dua rekannya, satu mengenakan pakaian dinas dan satunya lagu mengenakan pakaian preman berdiri di luar kamar mandi.
Terkait dengan  kasus  tersebut, Kapolda Jawa Tengah, Irjen Polisi, Alex Bambang Riatmodjo, malam ini, akan memberikan pengarahan kepada jajarannya  di Mapolres Pati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: