Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,661 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Putusan Hukum Bagi Pelaku Pencabulan Terhadap Bocah Dibawah Umur, Tunggu Usai Tahun Baru

Posted by pasfmpati pada Desember 19, 2008

pasfmpati.net [Pati, Kota] – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pati, yang menyidangkan perkara dugaan pencabulan terhadap bocah dibawah umur, belum dapat menjatuhkan putusannya.  Sehingga pembacaan hukuman tersebut, mundur lagi selama sepekan, atau sesudah tahun baru mendatang.

Terdakwa pelaku dugaan pencabulan terhadap bocah dibawah umur, Abu Choiri warga Desa Triguno Kecamatan Pucakwangi, kini masih meraba – raba terhadap hukuman yang akan dijatuhkan kepadanya.
Karena sidang lanjutan, yang mengagendakan pembacaan putusan,  gagal digelar, karena Majelis Hakim yang menyidangkan perkara dugaan pencabulan yang dilakukan oknum guru  agama sebuah SD di Kabupaten Pati ini,  berhalangan hadir.  Sehingga harus kembali ditunda selama sepekan, hingga  hari Kamis tanggal 5 Januari 2008.
Pada sidangan lanjutan sebelumnya, terdakwa yang berusia  50 tahun itu,   oleh Jaksa Penuntut Umum  Hj  Doyo Ediati SH dituntut dengan hukuman kurungan selama 14 tahun, potong masa tahanan. Selain itu terdakwa juga dituntut membayar denda Rp. 60juta atau subsider kurungan penjara selam enam bulan.
Karena  Jaksa Penuntut Umum, Hj. Doyo Ediati SH berkeyakinan,  terdakwa Abu Choiri bersalah, telah melakukan tipu muslihat, dan serangkaian kebohongan, atau membujuk anak melakukan persetubuhan. Atau sesuai dengan pasal  81 ayat 2 Undang – undang RI Nomor 23 tahun 2002, tentang perlindungan anak, jung to pasal  65 ayat 1 KUHP tentang kejahatan terhadap kesusilaan.
Dan terhadap tuntutan tersebut, terdakwa Abu Choiri melalui Penasehat Hukumnya, meminta kepada Majelis Hakim untuk memberikan keringanan hukuman. Dengan alasan dirinya menjadi tulang punggung keluarga.   Dan atas permintaan erdakwa seperti itu,  tetapi Jaksa  tetap pada tuntutan semula.
Peristiwa yang menimpa bocah perempuan berusia 8 tahun itu terjadi,  terjadi sekitar bulan Juni 2008 lalu.  Diyakini anak perempuan itu, berulangkali menjadi korban terdakwa  Abu Choiri, setelah diiming – imingi  uang  sebesar Rp. 1.000 sampai Rp. 5.000,  serta ancaman untuk tidak menceritakan perbuatannya kepada siapapun.  Tetapi terdakwa tak dapat berkutik, setelah hasil  visum et repertum dr. Cahyono Hadi, Sp. OG (K), selaku dokter pada Rumah Sakit Marga Husada Pati menyebutkan, korban mengalami kelainan pada bagian alat vitalnya, karena trauma benda tumpul akibat perbuatan terdakwa Abu Choiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: