Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,717 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Dilarang Pakai Jaring Bondet, 200an Nelayan Dukuhseti, Grudug Dislautkan

Posted by pasfmpati pada Desember 25, 2008

pasfmpati.net [Pati, Kota] – Duaratusan nelayan dari Kecamatan Dukuhseti, berunjuk rasa ke  Dinas Kelautan dan Perikanan DISLAUTKAN Kabupaten Pati.  Mereka meminta agar pemerintah memperbolehkan penggunaan jaring bondet. Karena sejak ada pelarangan pemakaian jaring itu,  mereka  menganggur, karena tidak dapat menangkap ikan.

Dengan menggunakan lima trek,  sekitar 200an nelayan Dukuhseti, yang mengunakan jaring bondet mendatangi Dinas Kelautan dan Perikanan DISLAUTKAN Kabupaten Pati, di Jl. Panglima Sudirman. Kedatangan mereka untuk mengadukan keinginan mereka,  untuk  tetap diperbolehkan menggunakan jaring bondet dalam mencari ikan.
Koordinator Nelayan Bondet asal  Dukuhseti, Achmad Kusnan menjelaskan, keinginan para nelayan bondet agar pemerintah masih memperbolehkan penggunaan jaring bondet. Karena selama ini, banyak nelayan lain yang menggunakan jaring yang ukuran lebarnya kurang dari satu inchi,  masih bebas menangkap ikan.
Menanggapi adanya pelarangan penggunaan jaring bondet berdasarkan Undang-undang Nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan, karena ikan – ikan kecil (teri) ikut terangkat saat penangkapan, Achmad Kusnan menyatakan, sebenarnya yang merusak ekosistem laut tidak hanya jaring bondet yang digunakan nelayan saja.  Tetapi  limbah – limbah  pabrik, juga petani tambak.  Namun justru pemerintah malah membatasi usaha nelayan – nelayan kecil, dalam menangkap ikan dilaut.  “Saya pikir ini kurang efektif penangannya. Kenapa pabrik dan perusak lingkungan laut dengan menggunakan obat tidak diberikan sanksi”, tanya Achmad Kusnan.
Dari hasil pertemuan yang berlangsung di Aula Dislautkan Pati ini, akhirnya menyepakati kelonggaran waktu selama  sebulan bagi nelayan bondet, untuk segera memodifikasi alat tangkap ikannya.  Dan setelah peralihan alat, akan dicarikan bantuan, untuk dimodifikasi  pake jaring sains purchine.
Karena menurut Ketua HNSI Kabupaten Pati, Sukardi,  pelarangan penggunaan jaring bondet tersebut,  karena tidak ramah lingkungan.  Sebab dalam penangkapan, ikan – ikan kecil turut terangkat. Hal ini menjadikan kecemburuan nelayan lain. Belum lagi rusaknya ekosistem di laut.
Meski agak kecewa dengan hasil kesepakatan dalam audensi melalui beberapa perwakilannya, para pengunjuk rasa, akhirnya  kembali dengan pengawalan aparat Polsek Dukuhseti.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: