Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,694 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Putusan MK Soal Penetapan Caleg Terpilih Berdasar Suara Terbanyak, Legakan Caleg Nomor Sepatu.

Posted by pasfmpati pada Desember 25, 2008

Pasfmpati.net [Pati, Kota] – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang penetapan caleg terpilih dengan suara terbanyak, mendapat sambutan positif dari caleg – caleg di daerah seperti di Kabupaten Pati.  Selain memangkas jual beli nomor urut, putusan MK tersebut,  juga memberi rasa adil bagi  caleg.

Setelah  penetapan calon legislatif terpilih yang diputuskan Mahkamah Konstitusi [MK], berdasarkan suara terbanyak, langsung menjadi bahan perbincangan para anggota dewan yang mencalegkan lagi, maupun calon legislatif pendatang baru.
Sebagian para caleg incumbent maupun pendatang baru yang oleh partainya dipasang di nomor sepatu menilai, keputusan Mahkamah Konstitusi [MK], Selasa malam,  23 Desember 2008, merupakan  keputusan yang sangat adil.
Seperti diungkapkan anggota DPRD Kabupaten Pati,  H Budiyono  dari fraksi PDI Perjuangan yang juga caleg nomor urut 2  untuk daerah pemilihan Pati 4.   Terhadap putusan MK tersebut, H. Budiyono mengaku senang. Karena akan terjadi kompetisi yang sehat diantara para caleg. Baik antar caleg satu partai maupun dengan caleg dari partai lainnya.  “Kalau nanti saya jadi batu biar sekalian saya tenggelam,  dan jika jadi gabus maka biarkanlah saya terapung.  Ini saya terima kasih, dan saya bersyukur,  karena perjuangan saya tidak sia-sia.  Biar nanti dibuktikan pada pemilu 2009. Saya menilai keputusan MK sudah adil”, tutur Budiyono.
Menurut Budiyono, keputusan MK tersebut sebuah kemajuan, karena selama ini Pemilu di Indonesia tertinggal dibanding negara – negara lain, meski tidak setuju dengan sistem pemilihan dengan cara mencontreng atau centang.
Senada dengan H Budiyono,  caleg nomor 4 untuk daerah pemilihan Pati 1 dari PKB, Sa`dullah.  Menurut  anggota fraksi PKB yang juga anggota Komisi A DPRD Pati ini, putusan MK merupakan tanda – tanda terwujud demokrasi di Indonesia yang semakin baik dan dewasa.  Dengan model suara terbanyak,  yang diharapkan oleh semua  elemen masyarakat, menunjukkan keterwakilan yang  capable dan kredible.  “Tentu saja mereka yang jelas – jelas dipercaya masyarakat sehingga dengan adanyap utusan MK, bagi saya bagaikan angin surga yang saya terima bahagia sekali. Dan saya berharap masyarakat Pati dapat memahami dan memilih yang benar”, katanya.
Kepala Devisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Pati, Endro Jatmiko mengatakan, keputusan MK tersebut justru menyisakan persoalan baru bagi KPU di daerah. Karena sesuai Undang-undang Nomor 10 tahun 2008, KPU yang sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, parpol  maupun caleg, terutama dalam pola penetapan caleg terpilih. “Dengan putusan MK yang baru, yang menyebutkan penetapan caleg terpilih berdasarkan suara terbanyak,  menjadikan sosialisasi yang telah dilakukan KPU tidak ada manfaatnya apa – apa lagi. Sehingga KPU harus kembali mensosialisaikan pola atau mekanisme penetapan caleg terpilih sesuai keputusan MK tersebut”, katanya.
Meski harus menanggung kewajiban untuk mensosialisasikan pola penetapan caleg terpilih sesaui keputusan MK, tetapi Kepala Devisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Pati, Endro Jatmiko menilai, putusan MK tersebut sudah memberikan nilai keadilan bagi para caleg yang akan maju dalam pemilu 2009.

Satu Tanggapan to “Putusan MK Soal Penetapan Caleg Terpilih Berdasar Suara Terbanyak, Legakan Caleg Nomor Sepatu.”

  1. MAKSUD TERSELUBUNG CALON LEGISLATIF

    Pesta demokrasi 2009, pestanya calon legislatif merebut simpati rakyat. Calon legislatif berlomba merebut garis terdepan berjanji memperbaharui kehidupan.

    Namun, tatkala pesta itu usai dan mereka terpilih, anggota dewan mulai menampakkan kekakuannya. Tujuan utama mendapatkan kekayaan sebesar-besarnya melekat benar dalam saraf ingatan anggota dewan.

    “Tiada hari tanpa korupsi ” slogan wajib bagi mereka. Hidup tanpa korupsi bagaikan sayur tanpa garam atau dengan kata lain hidup tiada mengenal korupsi sama dengan mati di dalam hidup, itulah prinsip mereka. Mumpung jadi anggota dewan.

    Setelah itu,

    Aku hanya bisa diam!! diam!! diam!!

    Membawa semua penyesalan, menuju alam baka.

    sumber:www.asyiknyaduniakita.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: