Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,661 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Pola Centang Masih Sulitkan Tuna Netra Memilih DPD, Pendampingan Untuk Memilih Caleg DPR RI

Posted by pasfmpati pada Januari 16, 2009

pasfmpati.net [Pati, Kota] – Memilih dengan menggunakan pola centang atau conteng, masih menjadi kendala bagi kalangan penderita cacat tuna netra. Bahkan kesempatan untuk memberikan pendamping untuk menentukan pilihan, juga dianggap belum dapat memberikan menjamin terhadap pilihannnya.  

Sistem pemilihan umum (Pemilu) menggunakan pena atau centang, untuk memilih tanda gambar partai politik dan nama calon anggota legislatif, menyulitkan dan berpotensi menghasilkan suara tidak sah dari kalangan penyandang tuna netra.
Salah seorang penyandang cacat tuna netra, bernama Suwono, yang dihubungi PAS Pati melalui selulernya menyatakan,  sistem tersebut akan menyulitkan dirinya sebagai penyandang tuna netra. “Kendalanya kalau tuna netra itu harus menunjukkan  satu persatu. Termasuk  macam lipatanya seperti apa,  kita belum jelas. Kemudian tertera gambar, itu kan gambar.   Sedang  dengan mencoblos saja kita sudah kesulitan, apalagi dengan mencentang  itu nanti akan lebih kesulitan lagi”, kata Suwono.
Dengan pola centang ini, Suwono mengaku, penyandang cata tuna netra bisa jadi tidak memiliki hak pilih.  soal adanya kesempatan untuk didampingi saat memilih seperti yang diamanatkan dalam Undang – undang Pemilu,  Suwono mengaku, belum sepenuhnya dapat menerimanya,  bisa jadi malah pilihannya dijerumuskan. “Ini kalau keluarga  kadang – kadang mempunyai hati nurani yang berbeda, sedang kita kadang – kadang bertolak belakang dengan mereka. Bisa saja malah dijerumuskan. Belum tentu keluarga itu bisa dipercaya”, katanya.
Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Pati, Pramudya Budi  Listiyantono menjelaskan, dalam ketentuan KPU dalam pemilihan umum ini, bagi pemilih yang menyandang cacat tuna netra, tuna daksa, atau sakit sehingga tidak dapat menggunakan hak pilihnya sendiri, mereka dapat didampingi oleh orang yang ditunjuknya. “Dapat didampingi atau dibantu oleh KPPS, atau orang yang dipilihnya untuk memilih pilihannya. Jadi itu ketentuan yang ada dalam pasal 31 Peraturan KPU Pusat”, jelas Pramudya.
Dalam pemilu legislatif mendatang, warga Pati yang terdaftar memilih hak pilihnya, sebanyak 1 juta 3299 orang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: