Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,732 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Tanah Longsor, Menimpa Satu Keluarga Di Desa Gulang Pongge Gunungwungkal

Posted by pasfmpati pada Januari 16, 2009

pasfmpati.net [Pati, Gunungwungkal] – Bencana alam tanah longsor yang terjadi Jumat pagi,  16 Januari 2009, di Desa Gulangpongge Kecamatan Gunungwungkal, mengakibatkan satu keluarga kehilangan rumahnya.

Tanah longsor yang dipicu oleh hujan lebat, sejak pagi hingga malam hari, di lereng muria, mengakibatkan satu keluarga di Desa Gulangpongge Kecamatan Gunungwungkal kehilangan tempat tinggal.
Camat Gunungwungkal, Yudi Siswanto, yang dihubungi PAS Pati melalui selulernya membenarkan,  ada warga  satu keluarga penduduk Desa Gulangpongge menjadi korban bencana tanah longsor tersebut.
Namun, tutur Camat Yudi Siswanto,  dalam bencana  itu,  hanya rumah beserta isinya yang  terkubur tanah. Sementara seluruh penghuninya, berhasil menyelamatkan diri.  “Tapi memang mereka sudah siaga dan waspada,  jika turun hujan. Terutama  mereka, yang tinggal didekat dengan tebing.  Sehingga ketika terjadi tanah longsor, mereka berhasil menyelamatkan diri”, kata Camat Yudi Siswanto.
Akibat tanah longsor itu,  tutur  Camat Gunungwungkal, Yudi Siswanto, rumah milik  Nurhadi berusia 45 tahun, warga Desa Gulangpongge rusak parah. Seluruh rumah yang berdinding tembok itu, tertimbun tanah yang longsor dari tebing.
Untuk saat ini, keluarga Nurhadi, terpaksa harus diungsikan ditempat saudara terdekatnya untuk sementara waktu.   Nurhadi juga berharap,  Pemerintah Kabupaten Pati, segera memberikan bantuan kepadanya,  untuk kembali mendirikan rumah. “Ya kami berharap segera ada bantuan dari Pemerintah Kabupaten Pati, sehingga kami dapat kembali memiliki rumah sebagai tempat tinggal”, ungkap Nurhadi.
Camat Gunungwungkal, Yudi Siswanto mengaku, korban bencana alam tanah longsor, Nurhadi memang belum mendapat bantuan dari Pemkab.  Karena peristiwa itu baru dilaporkan ke  Bupati, pada  Jumat siang, 16 Januari 2009, sekitar pukul  8.  “Pak Nurhadi memang belum menerima bantuan, terkecuali dari para tetangganya. Pemerintah Kabupaten juga belum, karena ini baru saja kita laporkan. Paling  dua atau tiga hari lagi, bantuan akan sampai”, tutur Yudi Siswanto.
Peristiwa yang mengakibatkan keluarga Nurhadi mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp. 50juta ini,  ,  terjadi sekitar pukul setengah enam pagi.  Longsoran tanah juga mengakibatkan hubungan transportasi antar dusun di desa tersebut terputus.
Dengan bergotong royong, ratusan warga desa setempat, mengalihkan longsoran tanah yang menimbun rumah korban maupun memutuskan jalan antar kampung.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: