Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,694 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Kasubdin Sarpras Disdik & Kasubag RT Setkab Pati, Dituntut 2,5 Tahun & 1,5 Tahun Penjara

Posted by pasfmpati pada Januari 29, 2009

pasfmpati.net [Pati, Kota] – Tim Jaksa Kejaksaan Negeri Pati, menjatuhkan tuntutannya kepada dua terdakwa dalam kasus dugaan penggelapan material bekas bongkaran gedung SMP Negeri 5 Pati. Dua terdakwa tersebut selain dituntut dengan hukuman kurungan penjara, juga dijatuhi tuntutan membayar denda.

Dua terdakwa dalam kasus ini, mendapat tuntutan hukuman berbeda dari tim Jaksa Kejaskaan Negeri Pati.   Terdakwa Surekto (Kasubdin Sarpras pada Disdik Pati non aktif) mendapat tuntutan hukuman penjara selama 2 tahun 6 bulan potong masa tahanan. Sedang  terdakwa Suprihatin (Kasubag Rumah Tangga Setkab Pati non aktif) mendapat tuntutan hukuman penjara selama  1 tahun 6 bulan potong masa tahanan.  Keduanya juga juga dituntut membayar denda sebesar Rp. 50juta, apabila denda tersebut tidak dapat dibayar maka digantikan dengan kurungan penjara selama 3 bulan.
“Kepada Majelis Hakim yang memeriksa perkara ini menjatuhkan hukuman 2 tahun 6 bulan dikurangi masa tahanan dan denda Rp.50juta subsider 3 bulan penjara kepada terdakwa Surekto yang terbukti sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan bersama – sama sebagaimana diatur dalam dakwaan pertama primer.  Serta menjatuhkan hukuman 1 tahun 6 bulan potong masa tahanan dan denda Rp. 50juta subsider 3 bulan penjara kepada terdakwa Suprihati yang terbukti melakukan  pembantuan tindak pidana korupsi”, ungkap Jaksa  dipersidangan.
Tim Jaksa Kejaksaan Negeri Pati membacakan tuntutanya, pada sidang lanjutan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Pati, Kamis siang,  29 Januari 2009.
Tim Jaksa berpendapat,  terdakwa Surekto terbukti melakukan tindak pidana korupsi secara bersama – sama, seperti dalam dakwaan pertama primer, sedang terdakwa Suprihati, terbukti melakukan pembantuan tindak pidana korupsi, sesuai dengan dakwaan pertama subsider.  Atau sesuai dengan pasal 3 UU No. 31 tahun 1999 jungto Undang – undang tentang Perubahan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor.
Atas tuntutan tersebut,  kedua terdakwa,  Surekto (Kasubdin Sarpras pada Disdik Pati non aktif), dan Suprihatin (Kasubag Rumah Tangga Setkab Pati non aktif), melalui tim pengacaranya langsung menanggapi dengan menyampaikan pembelaan atau pledoi.
Pembelaan yang dibacakan bergantian oleh empat penasehat hukum terdakwa, meminta kepada majelis hakim yang menyidangkan kasus kedua pejabat dilingkungan Pemkab Pati ini, untuk menjatuhkan putusan bebas demi hukum terhadap para terdakwa. Karena semua dakwaan Jaksa tidak dapat dibuktikan dipersidangan.  “Dan tidak ada satupun SK, yang menjelaskan kedua terdakwa terlibat dalam tindak pidana korupsi tersebut”, pinta  Penasehat terdakwa kepada Majeis Hakim.
Dalam persidangan tersebut terungkap, tindak pidana tersebut berawal dengan pembongkaran gedung SMP Negeri 5 Pati, pada tanggal 26 Maret 2006. Tapi dalam pelaksanaannya,  material bekas bongkaran yang semestinya dipakai lagi untuk pembangunan gedung utama SMP Negeri 5 Pati sesuai Surat Keputusan Sekkab Pati, tetapi oleh  para terdakwa justru dipindah tangankan ke pembeli dari Semarang bernama Joko Wahyu Lelono, dan Santoso Eko Yuwono senilai Rp.300juta.
Karena ada masalah dan Sekkab Pati meminta agar para terdakwa mengembalikan material bekas bongkaran yang telah dijual tersebut. Meski telah mengembalikan uang senilai Rp. 200juta, pembeli yang juga menjadi saksi dalam kasus ini,  gagal membawa mengembalikan material yang telah dibelinya.
Meski demikian tim Jaksa dalam tuntutannya, tetap mengacu kerugian keuangan negara, berdasarkan hasil pemeriksaan BPKP Perwakilan Yogyakarta. Yakni akibat perbutan para terdakwa, negara mengalami kerugian senilai Rp. 96juta lebih. Agenda  pembacaan putusan hukuman oleh Majelis Hakim yang dipimpin Hakim Ketua Tardi SH, didampingi Hakim Anggota, Alimin Ribut SH, dan FX Hanung Dwi Wibowo SH, akan berlangsung pada sidang lanjutan, Kamis pekan depan,  5 Februari 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: