Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,694 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Pasca Bentrok Polisi Dan Warga, Komnas Ham Turunkan Tim Pemantau

Posted by pasfmpati pada Februari 5, 2009

pasfmpati.net [Pati, Kota] – Buntut bentrokan antara aparat Brimob dan warga, di Desa Kedumulyo Kecamatan Sukolilo, Komnas HAM menerjunkan tim penanganan dan pemantauan terhadap kasus tersebut, untuk beberapa hari.  

Tim penanganan dan pemantauan Komnas HAM  yang mendapat tugas ini, dua orang. Mereka bertugas selama beberapa hari di Kabupaten Pati, untuk mencari fakta – fakta terkait bentrokan antara aparat Brimob dan warga, Di Desa Kedumulyo Kecamatan Sukolilo. Bentrokan itu terjadi, saat polisi berupaya membebaskan 13 orang anggota tim survey PT. Semen Gresik Tbk, oleh warga Desa Kedumulyo, pada tanggal 22 Januari 2009 lalu.
Komisioner Komnas HAM, Johny Nelson Simanjuntak saat diwawancara usai beraudensi dengan Bupati Pati Tasiman, Kamis sore,  5 Februari 2009 menjelaskan,  kedatangannya ke Pati tidak hanya sekedar dalam penanganan dan pemantauan pasca bentrokan aparat dengan warga saja, tetapi juga untuk mengawasi  pelaksanaan perencanaan pembangunan pabrik semen di Sukolilo, ada unsur – unsur yang potensial melanggar HAM.
“Untuk saat ini, kita belum dapat mengambil kesimpulan. Tapi kami sudah menunjukkan beberapa hal, yang bisa berpotensi melanggar HAM. Misalnya kita masih berdebat soal sosialisasi. Karena menurut masyarakat belum ada sosialisasi, tetapi menurut Pemerintah sudah ada. Karena sosialiasi itu untuk kepentingan sejauhmana rencana pembangunan itu sesuai undang – undang. Kita sudah mengutip mengenai undang – undang mengenai perencanaan pembangunan nasional itu”, jelas Johny Nelson Simajuntak.
Untuk saat ini, tutur Komisioner Komnas HAM, Johny Nelson Simanjuntak,  pihaknya akan meminta semua yang terkait dengan rencana pembangunan pabrik semen di Sukolilo, untuk kembali memperbaiki perencanaanya. Sehingga bentrokan  aparat  dan warga akibat penyanderaan tidak terulang. “Kamis sebisa mungkin mengakomodasikan semua aspirasi masyarakat. Kita sebagai Komnas HAM hanya sebatas memberi rekomendasi yang bermutu dan berbobot sesuai dengan undang – undang”, terangnya.
Ketua Komnas HAM Ifdlal Kasim, dalam suratnya merekomendasikan,  Mimin Dwi Hartono dan Bayu Pamungkas Widiyanto yang juga staffnya sebagai anggota tim  penanganan dan pemantauan  terkait  beberapa masalah yang muncul dalam rencana pembangunan pabrik semen di Sukolilo.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: