Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,686 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Anjal Dan Gepeng Jadi Traget Penertiban Satpol PP

Posted by pasfmpati pada Februari 6, 2009

pasfmpati.net [Pati, Kota] – Jumlah anak jalanan (Anjal), serta  gelandangan dan pengemis (Gepeng), yang melakukan kegiatannya di perempatan – perempatan jalan di Pati, semakin banyak.  Kegiatan mereka juga dinilai meresahkan dan mengganggu pengguna jalan. Karenanya  Satpol PP Kabupaten Pati memasukkan Anjal dan Gepeng ini, kedalam agenda kegiatan penertibannya.

Kendati Satpol PP Kabupaten Pati, rutin melakukan penertiban, tetapi gelandangan pengemis (gepeng) dan anak jalanan di pusat  Kota Pati, justru semakin bertambah.   Diduga keberadaan dan aktivitas mereka, merupakan kelompok yang terakomodasi.
Dugaan tersebut terungkap,  dalam rapat koordinasi penertiban anak jalanan (anjal), serta gelandangan dan pengemis (gepeng), di Aula Kantor Satpol PP Pati,  Kamis siang, 5 Februari 2009.
Menurut Kepala Kantor Satpol PP Kab. Pati, Puji Banggok Priyono, dalam upaya penertiban ini, Kantor Satpol PP setiap harinya menerjunkan satu regu setiap harinya, untuk berpatroli secara periodik mulai pukul 13.00 sampai 20.00 WIB. “Karena pengamatan dari Satpol, mereka para gelandangan dan pengemis sekarang ini memilih waktu pulang kantor. Sedang dipagi hari mereka hanya duduk – duduk saja. Karena mereka tahu ketika pagi hari hingga siang, petugas Satpol PP masih dinas di Kantor”, jelas Puji Banggok kepada PAS Pati.
Pedagang kaki lima, pedagang asongan, kendaraan angkutan penumpang, termasuk dokar, juga akan menjadi obyek penataan. Untuk penataan ini, tutur Puji Banggok, memang belum dapat dilakukan sekarang,  karena masih membutuhkan anggaran yang belum cair. “Apabila dilakukan dalam minggu-minggu ini, saya kira percuma saja. Lebih – lebih cuacanya hujan”, tuturnya.
Untuk menekan dan mengurangi kegiatan anak jalanan, gelandangan dan pengemis ini,  Puji Banggok Priyono berharap, warga  tidak memanjakan mereka, dengan memberikan sesuatu kepada mereka. Sehingga mereka menjadikan tempat tersebut, sebagai  tempat mangkal, yang ujung –ujungnya kenyamanan para pengguna jalan, terganggu.  Mereka  sering menggunakan perempatan-perempatan jalan sebagai tempat mangkalnya. Seperti diperempatan Puri depan GOR Pati,  dan  perempatan Randukuning.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: