Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,661 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Awal Musim Kemarau, Akan Terjadi Lebih Cepat Di Kabupaten Rembang

Posted by pasfmpati pada Maret 7, 2009

pasfmpati.net [Pati, Gabus] – Musim kemarau tahun 2009 ini, diperikirakan akan terjadi pada bulan April mendatang. Dan Kabupaten Rembang, menjadi daerah pertama, awal terjadinya musim kemarau tahun ini. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan, awal musim kemarau tahun ini, bakal terjadi pada bulan April mendatang. Hal tersebut ditandai dengan semakin menurunnya curah hujan dibawah normal.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Jawa Tengah Evi Lutfiati menuturkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Jawa Tengah mensinyalisasi, Kabupaten Rembang dan Kabupaten Blora akan menjadi daerah yang paling cepat awal musim kemaraunya.

Sedang daerah-daerah terakhir yang mengalami musim kemarau,  selain wilayah Kabupaten Kudus bagian utara, juga sebagaian wilayah di Kabupaten Pati dan Kabupaten Jepara.  Didaerah ini,  awal musim kemaraunya bakal terjadi pada bulan Juni.

Hal tersebut terungkap, dalam Forum Penyerapan Pembangunan Embung Di Bakorwil I/Pati, di Aula setempat,  Kamis siang, 5 Maret 2009.

Menurut Evi Lutfiani, musim kemarau tahun ini, diramalkan akan sama dengan musim kemarau pada tahun 2001 lalu. “Berdasarkan tinjauan hal itu terjadi karena dinamika atmosfir. Dan prakiraan Musim Kemarau 2009 yang menjelaskan Awal Musim Kemarau 2009 di sebagian besar daerah diprakirakan pada bulan April”, jelasnya.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Jawa Tengah Evi Lutfiati mengatakan, pada awal musim kemarau nanti, sekitar bulan Maret dan April,  curah hujan rata-rata 200 sampai 400 milimeter. Hasil analisa rendahnya curah hujan tersebut, juga karena pengaruh fenomena La Nina lemah.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Propinsi Jawa Tengah Ir Budi Sulistio mengatakan, untuk mengantisipasi musim kemarau, perlu adanya embung-embung. Hingga saat ini, 11 Kabupaten di Jawa Tengah sudah menmgembangkan pembangunan embung. Pengembangan embung yang sudah berlangsung sejak tahun 2006 lalu, telah menghabiskan dana sebesar  Rp. 220milyar. Dari sebelas Kabupaten yang sudah mengembangkan embung itu, diantaranya Kabupaten Blora dan Kabupaten Rembang, dan hasilnya telah mampu dinikmati oleh para petani, dan para peternak”, ujar Ir Budi Sulistiyo.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: