Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,661 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Mayat Tak Beridentitas Mengapung Di Sungai Mati Desa Kosekan

Posted by pasfmpati pada Maret 18, 2009

pasfmpati.net [Pati, Kota] – Sesosok mayat laki-laki ditemukan mengapung di Sungai Mati tutur Desa Kosekan Kecamatan Gabus. Mayat yang sudah rusak dibagian muka dan mengeluarkan bau menyengat itu, diduga sudah meninggal lebih dari tiga hari lalu.
Mayat laki-laki tak beridentitas ini, kali pertama ditemukan oleh seorang warga yang sedang menjaring ikan di Sungai Mati, Rabu pagi,  18 Maret 2009.

Menurut penuturan Kaur Umum Desa Kosekan Kecamatan Gabus, Jadi, sekitar pukul setengah delapan pagi, dia mendapat laporan dari seorang warganya yang melihat sesosok mayat diseberang sungai. Kemudian laporan tersebut, diteruskan ke Polsek Gabus.

Beberapa petugas dari Polsek dan Kormasil, serta petugas dari Puskesmas Gabus berusaha menuju ke lokasi penemuan. Tapi sayangnya, lokasi penemuan, sulit untuk dilalui kendaraan untuk mengevakuasi korban. Sehingga evakuasi korban berjalan lambat.

Untuk mengevakuai mayat itu, Polsek Gabus terpaksa meminta bantuan tim SAR Kesbang Polinmas Kabupaten Pati. Dengan menggunakan perahu karet, tim SAR bersama petugas dari Polsek Gabus, berhasil mengevakuasi mayat tak beridentitas tersebut. Setelah sampai di sebelah selatan  jembatan Tanjang, mayat korban langsung dibawa ke Rumah Sakit RAA Suwondo Pati.

Salah seorang anggota Tim SAR dari Kesbangpolinmas Kabupaten Pati, Nurikan kepada PAS Pati mengatakan, kondisi mayat yang ditemukan tersebut sudah dalam keadaan membusuk, dan menyebarkan bau busuk, dengan posisi telentang. “Bagian mulut, hidung, dan mata sudah mulai rusak. Diperkirakan mayat lelaki itu berusia antara 50 hingga 60 tahunan. Kira-kira korban meninggal lebih dari sepekan lalu”, jelasnya.

Mayat yang belum diketahui identitasnya itu, saat ditermukan masih mengenakan pakaian rangkap tiga, bercelana panjang dan berkaos kaki sebelah. “Banjunya rangkap-rangkap itu, ada batik, kaos baju dan kaos oblong, dengan celana panjang warna abu-abu. Dari ciri-ciri lain, korban bukan warga setempat”, jelasnya.

Setelah berhasil dievakuasi dengan perahu karet di sebelah selatan jembatan Tanjang, mayat tersebut langsung diangkut menggunakan mobil kajing patroli Polsek Gabus menuju Rumah Sakit RAA Suwondo Pati, untuk diotopsi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: