Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,717 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Pencari Kelapa Kopyor, Tewas Terjatuh Dari Ketinggian 10 Meter

Posted by pasfmpati pada Maret 31, 2009

pasfmpati.net [Pati, Tayu] – Nasib naas menimpa seorang pencari kelapa kopyor asal Desa Bakalan Kecamatan Dukuhseti. Pencari kelapa kopyor ini tewas setelah jatuh dari pohon kelapa setinggi 10 meter,  Senin siang, 30 Maret 2009. 

Peristiwa tragis itu berawal ketika  pencari kelapa kopyor bernama Sutarman berusia 55 tahun ini, sedang mencari kelapa kopyor di rumah Darno di Dukuh Mbancaran Desa Kedungsari Kecamatan Tayu. Setelah mendapatkan tiga buah kelapa kopyor yang dicari,  korban bermaksud hendak turun. Tetapi sayang, saat hendak turun, pelepah kelapa kopyor yang diinjak korban Sutarman ini rapuh.

Saat pelepah daun kelapa yang rapuh itu terjatuh, korban yang berada diatasnya juga ikut terjatuh. Saat terjatuh korban dalam posisi duduk. Warga yang mengetahui peristiwa tersebut, mendapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Karena berkali-kali warga memberi pertolongan, korban sudah tak dapat merespon pertolongan warga.

Menurut Kepala Desa Kedungsari, Ponco Susilo saat dihubungi PAS Pati membenarkan, adanya  kejadian tersebut. Namun Ponco Susilo mengaku tidak tahu persisnya peristiwa itu terjadi. Dan ketika sampai ditempat kejadian, korban sudah meninggal dunia. Mengetahui hal tersebut, dia langsung memberitahukan kepada  keluarga korban di Desa Bakalan Dukuhseti, Polsek dan  dokter Puskesmas Tayu. “Dari hasil otopsi ditempat kejadian dan disaksikan Muspika Tayu serta Kades Bakalan Dukuhseti, dokter Puskesmas Tayu menyatakan korban meninggal murni karena kecelakaan, atau jatuh dari pohon kelapa”, Jelas Kades Kedungsari Tayu, Ponco Susilo.

Dan kemungkinan penyebab korban meninggal dunia, karena batang otaknya patah, akibat korban terjatuh dalam posisi duduk.

Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, korban selanjutnya diserahkan ke pihak keluarganya untuk dimakamkan. Sementara warga Desa Kedungsari Kecamatan Tayu, banyak yang mengenali korban, karena korban sehari-harinya bermatapencaharian sebagai pencari kelapa kopyor.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: