Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,717 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Terkait Kasus Gendam, Pemilik Dan Karyawan Toko Emas Diperiksa

Posted by pasfmpati pada Maret 31, 2009

pasfmpati.net [Pati, Kota] – Disinyalir ada keterkaitan, pembelian perhiasan hasil kejahatan bermodus gendam, polisi memeriksa keterangan pemilik toko dan karyawan sebuah toko emas. Pemeriksaan tersebut, berdasarkan pengakuan  pelaku kejahatan bermodus gendam,  yang saat ini meringkuk di sel tahanan Mapolres Pati.

Penyelidikan terhadap penipuan bermodus gendam,  dengan tersangka Pamela Apriliani warga Jl. Kamandowo Pati, masih berlanjut. Setelah memeriksa keterangan tersangka, dan dua korban kejahatan ini, Marissa dan Vitrin pelajar sebuah SMA Negeri di Pati, polisi mengarahkan penyelidikannya ke sebuah toko perhiasan emas.

Kapolres Pati, AKBP Burhanuddin SIK, melalui Kasat Reskrim AKP Sulkan kepada pers menjelaskan, pemeriksaan terhadap pemilik dan dua karyawan sebuah toko perhiasan dikawasan Rogowangsan  Pati ini, karena diduga pelaku sering menjual barang hasil kejahatannya ke toko perhiasan tersebut. “Guna keperluan penyidikan, kami memang membawa mereka untuk sementara waktu, untuk kami periksa keterangannya”, ujar Kasat Reskrim.

Kasat Reskrim Polres Pati, AKP Sulkan mengatakan, bila dalam pemeriksaan nanti, ada bukti-bukti yang mengarah pada tindak pidana penadahan, mereka bisa saja menjadi tersangka penadahan. Dan polisi bakal menjerat mereka dengan pasal 480 KUHP, tentang penadahan dengan ancaman hukuman paling lama empat tahun penjara.

Seperti PAS Pati siarkan, petugas  reskrim Polres Pati menangkap  Pamela Apriliani berusia 22 tahun, warga Jl. Kamandowo Pati, Jumat, 27 Maret 2009. Perempuan muda diduga melakukan serangkain tindak pidana penipuan dengan modus gendam, yang kebanyakan korbannya anak sekolah.

Korban terakhir yang mengantar Pamela Apriliani ke sel tahanan Mapolres Pati, bernama Marissa dan Vitrin. Keduanya pelajar sebuah SMA Negeri di Pati. Pada hari apesnya itu, pelaku berusaha memperdaya Vitrin setelah meminta Marissa untuk mengantarnya. Tersangka yang pamit hendak memperbaiki kendaraannya dibengkel, justru membuat Marissa curiga, setelah melihat sepeda motor tersangka, diparkir disebuah mini market.

Kemudian kedua korban melapor peristiwa yang sedang dialaminya, ke Kantor Polisi, dan tak selang lama, pelaku dapat ditangkap beserta sepeda motor, serta baju dan jilbab yang dipakai saat melakukan penilpuan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: