Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,686 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Orang Gila Masuk Dalam DPT Bermasalah

Posted by pasfmpati pada April 4, 2009

pasfmpati.net [Pati, Kota] – Panwaslu Kabupaten Pati, masih terus menemukan Daftar Pemilih Tetap (DPT) bermasalah. Tidak hanya pemilih ganda saja, tetapi Panwaslu juga menemukan orang gila masuk dalam DPT tersebut.  

Temuan Panwaslu Kabupaten Pati ini, berdasarkan laporan dari Panwascam di 15 Kecamatan. Rekapitulasi sementara DPT Pemilihan Legislatif bermasalah itu, mencapai 2.655 orang. Menurut Ketua Panwaslu Kabupaten Pati, Fathur Rahman S.Ag, pihaknya mengelompokkan DPT bermasalah di Kabupaten Pati ini, 7 kriteria, yakni pemilih ganda baik nama atau nomor induk kependudukan (NIK), pemilih yang meninggal dunia, pemilih yang usianya pada 9 April ini belum genap 17 tahun, anggota TNI maupun Polri, pemilih yang pindah, serta pemilih yang mengindap penyakit gila. “Dengan perincian, DPT ganda ada 414 orang, meninggal dunia 1.546, kurang dari 17 tahun hingga pelaksanaan pemilu 56 pemilih, anggota Polri 25, anggota TNI 17, pindah alamat 591 pemilih, dan 6 pemilih berstatus gila”, kata Fathur Rahman.

Ketua Panwaslu Kabupaten Pati, Fathur Rahman S.Ag memperkirakan, jumlah temuan DPT bermasalah tersebut akan bertambah. Karena masih ada enam kecamatan, yang belum melaporkan temuannya secara resmi ke Panwaslu. Atas temuan tersebut Panwaslu akan menindaklanjuti dengan mengirimkan temuannya ke KPU Kabupaten Pati dan tembusan ke Panwaslu Propinsi.

Terhadap temuan Panwaslu ini, Kepala Devisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Pati, Endro Jatmiko kepada PAS Pati mengatakan, sesuai  Surat Keputusan (SK) KPU Pusat Nomor 607 tertanggal 27 Maret 2009 tentang penelitian DPT, menyarankan agar PPK, PPS maupun KPPS dalam menjalankan tugas meneliti dan mencermati data DPT dapat mencoret pemilih, baik yang nama atau NIK nya ganda. Termasuk pemilih berusia kurang dari 17 tahun dan belum pernah menikah, serta anggota TNI/Polri yang tercantum dalam DPT.  “Pemilik nama dalam NIK harus benar dan tidak boleh fiktif, hanya satu yang diperbolehkan, dan lainnya harus di coret”, jelas Endro Jatmiko.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: