Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,686 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Demo Nelayan, Tuntut Perbaikan Regulasi, Diwarnai Bentrok Dengan Polisi

Posted by pasfmpati pada April 21, 2009

pasfmpati.net [Pati, Kota] – Ratusan nelayan cantrang dari seluruh Kabupaten Pati, berunjuk rasa ke Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pati. Unjuk rasa menuntut perbaikan regulasi perikanan yang tumpang tindih, antara satu intansi dengan intansi lainnya, sempat diwarnai aksi saling pukul antara pengunjuk rasa dan polisi.

Dengan menggunakan ratusan sepeda motor, dan dua armada truk, para nelayan dari berbagai wilayah di Kabupaten Pati ini meminta DPK memfasilitasi mempertemukan mereka denganMenteri Kelautan dan Perikanan, serta unsure TNI AL dan Direktorat Polair Mabes Polri.

Menurut Koordinator Unjuk Rasa, Bambang Wicaksono, tuntutan tersebut karena selama ini banyak kapal-kapal nelayan terutama cantrang yang ditangkap aparat keamanan laut (TNI AL dan Polair). Aparat beranggapan, penangkapan tersebut karena kapal nelayan cantrang tidak miliki dokumen perijinan yang lengkap, akibat tumpang tindihnya aturan. “Ada beberapa tuntutan yang secara keseluruhan berkaitan dengan peraturan dibidang perikanan, yang dikeluarkan oleh DKP. Seperti kewajiban pemasangan VMS, suatu alat yang kita harus membeli sendiri dan harganya mahal, serta kami menganggap itu suatu proyek pejabat DKP, karena harus dibeli ditempat tertentu, harganya mahal dan harus dibeli”, jelas Bambang Wicaksana.

Selain itu, belum adanya kepastian hukum dari pemerintah, tentang penggunaan alat tangkap cantrang, banyak oknum tertentu yang memanfaatkan hal ini, dengan alasan razia. Sehingga banyak kapal nelayan cantrang yang ditangkap, aparat keamanan laut.

Plt Kasubdin Penangkapan Ikan pada DKP Kabupaten Pati, Harry Trimoelyo, usai menemui sembilan orang perwakilan nelayan menyatakan, bersedia memfasilitasi para nelayan kapal cantrang, untuk menyampaikan tuntutanya, baik ke propinsi maupun ke pusat. “Nah ini segera kami tindak lanjuti antara lain agendanya mengkait pemasangan system pemantauan kapal perikanan (VMS), birokrasi perijinan, serta penangkapan kapal-kapal cantrang yang ditangkap karena permasalahan perijinan”, jelas Harry Trimoelyo.

Aksi para nelayan ini sempat diwarnai aksi saling pukul antara polisi dan nelayan yang berunjuk rasa, setelah terjadi saling dorong. Akibatnya empat anggota Dalmas Polres Pati mengalami luka, akibat ternak cakaran dan pukulan nelayan. Bahkan senjata Danton Dalmas Polres Pati, nyaris direbut masa yang sempat anarkhis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: