Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,694 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Koma Selama 8 Hari, Petugas KPPS Akhirnya Meninggal

Posted by pasfmpati pada April 21, 2009

pasfmpati.net [Pati, Kota] – Suhartini anggota KPPS TPS 2 Desa keben Kecamatan Tambakromo, yang sempat koma di Rumah Sakit Keluarga Sehat, akhirnya menghembuskan nafas terakhir. Oleh keluarganya, jenasah Suhartini dimakamkan di kampung halamannya di Desa Keben.

Suhartini petugas KPPS berusia 63 tahun ini meninggal setelah menjalani perawatan selama delapan hari di rumah sakit Keluarga Sehat Pati, sejak  Jumat pagi,  10 April 2009 lalu. Pensiunan guru ini diduga kelelahan saat pelaksanaan pemilihan legislatif 9 April lalu.

Karsum, suami Suhartini yang juga anggota KPPS TPS 8 di desa yang sama menerangkan, istrinya dibawa kerumah sakit, saat akan melanjutkan tanggungjawab rekapitulasi perolehan suara yang belum tuntas.

Tapi Suhartini yang bermaksud hendak sholat subuh, mendadak pusing dan muntah kemudian pingsan.  Kemudian atas persetujuan keluarganya, Suhartini dibawa ke rumah sakit Keluarga Sehat Pati. “Analisa dokter menyatakan Ibu terserang stroke. Karena otak itu kan ada 2 lubang. Otak kecil dan otak besar. Kebetulan otak kecil kemasukan darah. Tapi itu nyata di foto scan itu ada”, katanya.

Setelah mendapat perawatan intensif di ruang ICU rumah sakit Keluarga Sehat Pati, karena koma selama delapan hari, Suhartini akhirnya meninggal dunia, Sabtu pagi, 18 April 2009, sekitar pukul 6.

Bupati Pati Tasiman, saat diminta tanggapannya, atas meninggalnya Suhartini setelah koma delapan hari di rumah sakit, akibat kelelahan saat bertugas di TPS sebagai KPPS menyatakan, turut berbelasungkawa kepada keluarganya. “Ya apapun dia pejuang demokrasi, kita akan tetap memperhatian hal itu. Apapun nanti bentuknya kita masih memikirkan, tapi saat ini kita menyampaikan ungkapan bela sungkawa”, kata Bupati Tasiman.

Kelelahan saat rekapitulasi perolehan suara ditingkat TPS, tidak hanya dialami Suhartini saja. Seorang KPPS di salah satu TPS di Kecamatan Sukolilo juga mengalami hal yang sama. Tetapi setelah mendapatkan perawatan dirumah sakit selama tiga hari, yang bersangkutan diperbolehkan pulang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: