Radio Pas Pati 101 FM

Saluran Informasi Warga Pati

    • 52,694 hits
  • network
    Daftar Domain Gratis disini...
  • RSS BERITA TERBARU

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Network

    network network
    Cari Duit Hanya 15 Menit...

Perempuan Harus Berperan, Tekan Tindak Pidana Korupsi.

Posted by pasfmpati pada April 22, 2009

pasfmpati.net [Pati, Kota] – Untuk mengenail dan memberantas korupsi, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Pati menggelar seminar tindak pidana korupsi. Seminar sehari dalam rangka hari Kartini berthema Korupsi tindak pidana merugikan yang harus diberantas dan dihindari ini, untuk memberikan wawasan kepada kaum perempuan untuk mengenali dan memberantas korupsi.

Dalam pemberantasan tindak pidana korupsi, kaum wanita dapat berperan didalamnya. Karena berdasarkan penelitian, perempuan ternyata lebih tidak suka memberikan suap dibandingkan laki-laki. Bahkan disuatu negara lebih banyak perempuan yang menempati jabatan-jabatan strategis, baik di pemerintahan maupun suasta, tingkat korupsinya niscaya akan lebih rendah.

Hal itu staff Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korsupsi (KPK), Roro Wide Sulistyawati SE ungkapkan, pada Seminar Tindak Pidana Korupsi di Hotel Gitrary Pati, Rabu pagi,  22 April 2009.  “Dan tingkat partisipasi oleh perempuan memiliki korelasi dengan tingkat rendahnya korupsi di suatu negara. Jadi kalau kita lihat studi, ternyata perempuan itu perempuan anti korupsi lho ya  dari pada laki-laki.” jelasnya.

Roro Wide Sulistyowati SE juga mengungkapkan, faktor penyebab terjadinya korupsi diantaranya penegakan hukum yang tidak konsisten, penyalahgunaan wewenang, langkanya lingkungan yang anti korupsi, rendahnya pendapatan penyelenggara negara, kemiskinan dan keserakahan, budaya memberi upeti imbalan jasa dan hadiah, serta konsekuensi bila ditangkap lebih rendah daripada keuntungan korupsi.  Bisa juga korupsi itu terjadi karena budaya permisif, serta gagalnya pendidikan agama dan etika.

Masih menurut Roro Wide Sulistyowati SE,  jumlah kasus yang banyak masuk ke KPK dari seluruh Indonesia mencapai 27 ribu lebih, tapi yang terindikasi korupsi hanya 60 persennya saja atau sekitar 16.200 kasus.

Dalam sambutannya Bupati Pati Tasiman saat membuka Seminar tersebut mengatakan,  sekarang ini masyarakat terutama perempuan harus berani melawan korupsi, untuk mengukur sejauh mana tingkat keimanan seseorang.  “Jadi harus ada keberanian terhadap kejahatan seperti korupsi ini”, tegas Bupati Tasiman.

Namun partisipasi masayrakat diperlukan dalam pemberantasan korupsi, dengan menghilangkan budaya korupsi dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: